Skripsi
The Dark Triad dan Perilaku Etis / Windha Aprillia
Abstrak
Dark Triad merupakan merupakan istilah dalam dunia psikologi yang mengarah pada kombinasi tiga sifat psikologi yang dianggap sebagai penentu dari tingkah laku yang seringkali dianggap negatif dan cenderung tidak disukai. Dark Triad meliputi Machiavellian Narcissism Psychopathy. Teori TPB menyatakan bahwa penyebab seseorang melakukan perilaku berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ini meliputi sifat Machiavellian Narcissism Psychopathy sedangkan faktor eksternal dapat berasal dari lingkungan sekitar. Meningkatnya kasus pelanggaran etika yang dilakukan akuntan menjadi laltar belakang utama dalam penyusunan penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sifat dark triad terhadap perilaku etis akuntan. Populasi dalam penelitian ini adalah Kantor Akuntan Publik di Kota Malang Kota Surabaya dan Kota Jakarta meliputi 19 kantor. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik convenience sampling sehingga diperoleh 107 responden. Metode pengumpulan data menggunakan media kuesioner. Alat analisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sifat Machiavellian berpengaruh negatif terhadap Perilaku Etis sifat Narcissism berpengaruh positif terhadap Perilaku Etis dan sifat Psychopathy berpengaruh positif terhadap Perilaku Etis. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai efek sifat psikologi terhadap perilaku etis selama melakukan kegiatan sehari-hari. Penelitian ini membuktikan bahwa beberapa sifat yang dianggap negatif dan cenderung tidak disukai justru membawa manfaat positif bagi suatu organisasi. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan diantaranya sebagian besar responden penelitian ini berjenis kelamin laki-laki serta mayoritas responden penelitian memiliki tingkat pendidikan setara S1. Adanya keterbatasan tersebut maka penelitian selanjutnya diharapkan untuk melakukan penelitian dengan melibatkan lebih banyak akuntan wanita dan juga melakukan penelitian dengan melibatkan komposisi responden dengan kriteria tingkat pendidikan yang lebih tinggi.