Skripsi
Perspektif historis ilmu jiwa jawa di blitar dan nilai-nilai penguatan pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya / Alifah Fitriana Rahma
Abstrak
Rahma Alifah Fitriana. 2020. Perspektif Historis Ilmu Jiwa Jawa Di Blitar dan Nilai-nilai Pendidikan Karakter yang Terkandung di dalam. Skripsi. Jurusan Sejarah. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Joko Sayono M. Pd. M. Hum. Kata-kata kunci perspektif historis ilmu jiwa Jawa nilai-nilai pendidikan karakter. Pada zaman global seperti sekarang bangsa Indonesia dihadapkan dengan berbagai masalah yang berkaitan dengan degradasi karakter. Degradasi karakter disebabkan oleh banyak faktor seperti krisis jati diri sosialisasi yang tidak sempurna paparan teknologi dan lain-lain. Akibatnya masyarakat Jawa aktual khususnya generasi muda dianggap durung Jawa dan rentan krisis jati diri sebagai orang Jawa. Mengenal jati diri masyarakat Jawa adalah upaya mengendalikan diri menghadapi degradasi karakter. Salah satu kearifan lokal di Blitar diduga memuat nilai-nilai penguatan pendidikan karakter adalah ilmu jiwa Jawa. Penelitian dilakukan di Desa Sragi Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Lokasi detailnya berada di Paguyuban Kapribaden Kaweruh Pamencar Pramana Nyata di Dusun Tugurejo Desa Sragi Kecamatan Talun. Peneliti juga melakukan observasi ke komunitas kesenian di makam Adipati Arya Balitar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi wawancara studi pustaka dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis diperoleh kesimpulan hasil penelitian arti-arti dalam ilmu jiwa Jawa. Ilmu jiwa Jawa memandang bahwa Tuhan ada pada diri setiap individu manusia yang senantiasa mencari jati diri dan mengolah rasa manusia merawat bumi agar tetap lestari dan mengabdi kepada masyarakat. Pada masa Kromo Prawiro ilmu jiwa Jawa diajarkan melalui tembang macapat. Ilmu jiwa Jawa menekankan pada olah rasa dan hati untuk mendapatkan kejernihan dalam berpikir. Oleh sebab itu dalam ilmu jiwa Jawa terdapat nilai-nilai karakter yang mengajarkan individu untuk memiliki karakter religius nasionalis gotong royong integritas dan mandiri.