UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Minyak atsiri sirih hijau (piper betle linn.) dan uji aktivitas antibakterinya terhadap pseudomonas aeruginosa dan staphylococcus epidermidis / Ferra Damayanti Anggraeni

Anggraeni, Ferra Damayanti - Nama Orang;

Abstrak
Minyak atsiri dihasilkan dari tumbuh-tumbuhan yang mengandung berbagai senyawa. Tanaman sirih merupakan salah satu tanaman obat yang mengandung minyak atsiri. Bagian dari sirih hijau seperti daun batang dan akar mengandung minyak atsiri yang memiliki banyak manfaat. Minyak atsiri sirih hijau mengandung senyawa monoterpen dan sesquiterpen golongan fenol dan beberapa derivatnya yang banyak dimanfaatkan dalam bidang pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengisolasi minyak atsiri sirih hijau (2) mengkarakterisasi sifat fisik minyak atsiri sirih hijau (3) mengidentifikasi komponen kimia minyak atsiri sirih hijau dan (4) menguji aktivitasnya sebagai antibakteri terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif laboratorik dengan data hasil eksperimen di laboratorium yang menjadi fokusnya. Penelitian dilakukan dalam 4 tahap yaitu (1) isolasi minyak atsiri sirih hijau dengan metode destilasi uap-air (2) karakterisasi sifat fisik minyak atsiri sirih hijau meliputi wujud warna titik didih indeks bias massa jenis putaran optik (3) identifikasi komponen kimia minyak atsiri sirih hijau dengan instrumen GC-MS dan (4) uji aktivitas antibakteri dengan menentukan daya hambat terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus epidermidis menggunakan metode difusi sumuran. Hasil penelitian ini adalah (1) rerata rendemen minyak atsiri sirih hijau yang diperoleh sebesar 0 1488% berwujud cair dengan warna kuning jernih. (2) Minyak atsiri sirih hijau memiliki titik didih 92-112 ordm C indeks bias 1 5071 massa jenis 1 0045 g/mL putaran optik 4 2. (3) Komponen penyusun mayor adalah eugenol (18 27%) kavikol asetat (16 94%) dan eugenil asetat (14 40%). (4) Minyak atsiri sirih hijau dengan konsentrasi 2% dan 5% memiliki aktivitas menghambat bakteri Pseudomonas aeruginosa dengan zona hambat 10 70 plusmn 0 81 mm dan 12 21 plusmn 0 96 mm sedangkan pada bakteri Staphylococcus epidermidis dengan zona hambat 15 83 plusmn 2 44 mm dan 16 72 plusmn 1 64 mm. Minyak atsiri sirih hijau memiliki kegunaan sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa yang merupakan penyebab infeksi luka pada kulit.


Informasi Detail
DDC
Rs 547.7 ANG m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2021.
Deskripsi Fisik
viii, 45 lembar: ill. ,tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03243/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)-Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. MINYAK ATSIRY SIRIH HIJAU (ANTIBAKTERI)
2. GREEN ATSIRY OIL (ANTIBACTERIAL)

Pembimbing
1. Sutrisno
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik