UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peran tuntutan kerja terhadap kesejahteraan di tempat kerja Karyawan PT X di masa pandemi covid-19 / Dhiaul Haq Ahlul Fiqih Islami

Islami, Dhiaul Haq Ahlul Fiqih - Nama Orang;

Abstrak
Kesejahteraan pekerja terutama di masa pandemi saat ini merupakan isu penting dalam suatu perusahaan. Kesejahteraan karyawan di tempat kerja yang merupakan salah satu bagian dari dianggap paling dekat dengan topik penelitian ini. Hal ini karena pandemi COVID-19 menyebabkan sebagian besar karyawan di daerah terdampak diwajibkan untuk kerja di rumah (KDR) atau Work From Home (WFH). Tuntutan pekerjaan saat WFH akan berdampak pada perubahan pola kerja dan kebiasaan karyawan di tempat kerja. Dengan pandemi saat ini yang menyebabkan gangguan yang lebih besar tampaknya kesehatan fisik dan mental karyawan akan sangat terpengaruh lagi. Penelitian ini berusaha melihat kontribusi tuntutan kerja saat KDR terhadap kesejahteraan di tempat kerja menggunakan regresi linier sederhana. Sampel penelitian menggunakan 211 karyawan PT X yang bekerja secara KDR. Pengukuran kesejahteraan di tempat kerja menggunakan skala Workplace Well-Being Questionnaire dari Black Dog Insitute yang berisi 31 aitem dengan validitas 0 000-0 023 dan reliabilitas 0 935 yang terbagi dalam empat dimensi yaitu kepuasan kerja rasa hormat organisasi terhadap karyawan kepedulian perusahaan (kepada karyawan) dan gangguan pekerjaan ke dalam kehidupan pribadi. Pengukuran tuntutan kerja menggunakan skala Questionnaire for The Experience and Evaluation of Work (QEEW 2.0) dengan validitas 0 000-0 025 dan reliabilitas 0 907. Berdasarkan hasil uji hipotesis ditemukan bahwa ada hubungan antara tuntutan kerja terhadap seluruh dimensi kesejahteraan di tempat kerja kecuali pada dimensi kepuasan kerja. Dimensi gangguan pekerjaan ke dalam kehidupan pribadi mendapat pengaruh tertinggi yaitu 22 9% dengan koefisien beta sebesar 0 479. Sementara dimensi rasa hormat organisasi terhadap karyawan memperoleh koefisien beta sebesar -0 175 dan dimensi kepedulian perusahaan (kepada karyawan) memperoleh koefisien beta sebesar -0 167. Saran yang dapat diberikan untuk peneliti selanjutnya diharapkan menambah variabel lain selain tuntutan kerja yang mempengaruhi kesejahteraan di tempat kerja. Peneliti selanjutnya juga diharapkan menggunakan skala yang dapat memberikan gambaran kesejahteraan di tempat kerja secara utuh.


Informasi Detail
DDC
Rs 331.21 ISL p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2021.
Deskripsi Fisik
xii, 117 lembar:ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03285/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)-Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. PEKERJA - KESEJAH TERAAN
2. WORKERS - TERAAN HEALTH

Pembimbing
1. Nur Eva
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik