Tesis
Analisis pelaksanaan program uji sertifikasi kompetensi siswa SMK oleh lsp-p1 menggunakan pendekatan evaluasi model cipp di wilayah kerja i Provinsi Jawa Timur / Erwin Subagio
Abstrak
RINGKASAN Subagio Erwin. 2022. Analisis Pelaksanaan Program Uji Sertifikasi Kompetensi Siswa SMK oleh LSP-P1 menggunakan Pendekatan Evaluasi Model CIPP di Wilayah Kerja I Provinsi Jawa Timur. Tesis Program Studi Magister Pendidikan Kejuruan Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Isnandar M.T. (2) Dr. Widiyanti M.Pd. Kata Kunci uji sertifikasi kompetensi LSP P1 CIPP Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia merupakan harapan yang harus diwujudkan guna untuk meningkatkan perekonomian. Perdagangan bebas antar negara ASEAN memberikan kesempatan lebih luas pada dunia kerja sehingga sumber daya manusia dapat bekerja ke negara anggota Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dampak negatifnya persaingan antar tenaga kerja keterampilan tenaga kerja Indonesia jauh tertinggal dari sumber daya manusia asing berakibat pengisian tenaga kerja asing di industri. Revolusi industri 4.0 mengharuskan tenaga kerja paham teknologi digital salah satu peluang Indonesia dalam menerapkan revolusi industri 4.0 dan MEA yaitu adanya SDM produktif antara tahun 2030 hingga 2040. Upaya pemerintah menyiapkan SDM melalui Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai pencetak pekerja ahli menengah dan bersertifikat kompetensi pada seluruh bidang keahlian di Indonesia. Tetapi dalam kenyataannya organisasi yang bergerak dibidang kerjasama ekonomi dan pembangunan atau OECD menyatakan Indonesia masih tertinggal jauh dari negara anggota MEA dalam pendidikan selain itu Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa tingkat pengangguran di Indonesia masih cukup tinggi pada lulusan SMK dan kemampuan yang masih dibawah rata-rata tenaga kerja asing. Perlu adanya perombakan dalam tubuh pendidikan SMK berkolaborasi dengan DUDIKA dalam penyelarasan kurikulum dan kebutuhan pasar kerja sehingga output SDM sesuai kebutuhan pasar kerja dan bersertifikat kompetensi melalui uji sertifikasi kompetensi. Maka dari itu diperlukan analisis uji sertifikasi kompetensi siswa SMK oleh LSP P1 untuk mengetahui apakah pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi sudah sesuai dengan pedoman pelaksanaan dan dianalisis menggunakan evaluasi model CIPP dengan pendekatan kualitatif multi kasus diharapkan memberikan hasil sesuai fakta yang ada. Penelitian dilakukan pada Kompetensi Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) yang sudah melaksanakan assessment uji sertifikasi oleh LSP P1 di SMK Negeri 2 Trenggalek dan SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung. Penghimpunan data menggunakan metode dokumentasi observasi dan wawancara. Sumber data dalam penelitian berupa data primer hasil wawancara dan data sekunder berupa arsip hasil pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi. Untuk menilai kredibilitas penelitian menerapkan teknik triangulasi sumber data dan dianalisis menggunakan data interaktif. Hasil penelitian merupakan upaya untuk mengetahui kebenaran pelaksanaan asesmen yang dianalisis menggunakan model evaluasi CIPP dengan hasil berikut. Kesesuaian Context pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi melalui LSP P1 dapat dikatakan sesuai terhadap tujuan dan kebijakan pemerintah penerapan serta pemanfaatan IPTEK di bidang DPIB serta kesesuaian dengan melibatkan peran stakeholder. Kesesuaian Input hasil pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi dapat dinyatakan sesuai dengan kriteria SDM Tempat Uji Kompetensi dan adanya Perangkat Uji Sertifikasi Kompetensi. Kesesuaian Process pelaksanaan asesmen dapat dinyatakan sesuai terhadap standar operasional prosedur (SOP) pendaftaran persyaratan alokasi waktu pelaksanaan dan sistem pengawasan penilaian serta pengambilan keputusan. Kesesuaian Product hasil Uji Sertifikasi Kompetensi keahlian DPIB dapat dinyatakan sesuai dan mampu berkompetisi terhadap dunia luar jika ditinjau dari penilaian produk dan sertifikat kompetensi. Kebenaran informasi dalam pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi melalui LSP P1 di SMK Negeri 2 Trenggalek dan SMK Negeri 3 Boyolangu Tulungagung pada Kompetensi Keahlian DPIB mengungkap kesesuaian dokumen dengan fakta pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi siswa SMK oleh LSP P1 dalam menjaga memelihara dan secara konsisten memenuhi kompetensinya sesuai ruang lingkup lisensi dengan berpedoman pada BNSP dari hasil temuan mendapatkan harapan tentang keberlanjutan LSP P1 guna melaksanakan kegiatan asesmen pada dunia pendidikan dengan mengembangkan kompetensi secara berkesinambungan. Peran LSP P1 dapat direkomendasikan untuk melaksanakan asesmen pada siswa SMK dengan beberapa rekomendasi yaitu need assessment pada awal kegiatan peningkatan peran stakeholder peningkatan dan penyesuaian sarana prasarana digitalisasi perangkat uji kompetensi menggandeng bursa kerja khusus peningkatan peran guru produktif dalam informasi dan bimbingan serta melakukan silang asesor dalam meningkatkan profesionalisme.