Skripsi
Pengembangan media pembelajaran menggunakan blended learning untuk mata pelajaran animasi 2d dan 3d berbasis website untuk Sekolah Menengah Kejuruan / Diyah Rochmawati
Abstrak
SMK menyesuaikan dengan dunia kerja yang semakin mengarah pada pemanfaatan berbagai perangkat digital salah satu profesi tersebut adalah animator. Oleh karena itu maka SMK menyediakan kompetensi keahlian Multimedia (MM) yang memuat mata pelajaran animasi 2D dan 3D. Hasil observasi dan wawancara informal mengenai mata pelajaran ini ditemukan bahwa (1) Penggunaan metode pembelajaran demonstrasi yang dilakukan oleh guru tidak sinkron dengan kebutuhan peserta didik dan kurang efektif dan (2) Tidak ada media interaktif yang sesuai kebutuhan menarik dan canggih membuat kurangnya motivasi belajar. Sehingga perlu dikembangkan sebuah media berbasis website yang menggunakan model pembelajaran Blended Learning. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah mendeskripsikan membuat mengukur kelayakan dan pengaruh dari media ini pada motivasi belajar peserta didik. Terdapat empat fitur utama yakni pre test rekomendasi materi dengan diskusi interaktif penugasan atau post test. Pembuatan website dilakuakan dengan model pengembangan penerapan ADDIE dan validasinya menggunakan exspert judgement yakni seorang validator ahli materi dan validator ahli media. Untuk kelayakan media uji cobanya akan terdiri pada uji coba skala perseorangan skala kelompok kecil dan skala kelompok besar responden dari uji coba ialah peserta didik SMK kelas XI Multimedia. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil (1) Validasi oleh ahli materi menghasilkan 89 30% tergolong kriteria sangat valid (2) Uji validasi oleh validator ahli media menghasilkan 95 37% tergolong kriteria sangat valid (3) Uji coba kelayakan skala perseorangan meghasilkan 98 33% tergolong kriteria sangat valid (4) Uji coba kelayakan skala kelompok kecil menghasilkan 85 64% tergolong kriteria sangat valid (5) Uji coba kelayakan skala kelompok besar menghasilkan 88 82% tergolong kriteria sangat valid dan (6) Hasil uji tingkat motivasi menghasilkan 81 15% tergolong kriteria motivasi tinggi.