UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dysfunctional audit behavior dengan self-efficacy sebagai variabel moderating (studi pada auditor internal inspektorat Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu, Kota Surabaya) / Della Nurdiana

Nurdiana, Della - Nama Orang;

Abstrak
Pada riset ini mempunyai tujuan untuk menguji adanya pengaruh dari hubungan antara task complexity dan juga time budget pressure pada perilaku dysfunctional audit dengan self-efficacy yang menjadi variabel moderating. Task complexity diukur dengan menggunakan kesulitan tugas dan struktur tugas. Dalam melakukan pengukuran terhadap Time budget pressure membutuhkan 4 indikator antara lain adanya pemahaman auditor terhadap time budget adanya tanggungjawab auditor terhadap time budget dan adanya penilaian kinerja dari atasan serta adanya alokasi fee terhadap biaya audit maupun adanya frekuensi revisi terhadap time budget pressure. Self-efficacy diukur dengan menggunakan empat indikator yaitu keyakinan untuk bisa menyelesaikan task audit adanya suatu motivasi yang timbul dikarenakan terdapat suatu keyakinan untuk melakukan sesuatu tindakan keyakinan dalam menjalankan tugas adanya suatu keyakinan yang konsisten kerja keras selalu berusaha dan bisa mengatasi suatu hambatan dalam tugasnya. Dysfunctional audit behavior diproksikan dengan tiga indikator yaitu premature sign-off underreporting of time dan juga altering of audit procedure Dari riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data langsung (primer) yang didapatkan melalui penyebaran kuisioner yang ditujukan kepada auditor internal Inspektorat. Populasi dalam penelitian yang digunakan adalah Inspektorat daerah Provinsi Jawa Timur lebih tepatnya di Kota Malang Kabupaten Malang dan juga di Kota Batu serta di Kota Surabaya. Sampel penelitian berjumlah 36 auditor yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis regresi linear berganda dan moderate regresi analisis (MRA) untuk pengujian variabel moderating dan diuji menggunakan SPSS versi 26. Dari hasil riset ini telah menunjukkan bahwa task complexity dan time budget pressure mempunyai pengaruh yang positif terhadap dysfunctional audit behavior. Dikatakan task complexity dan juga time budget pressure semakin tinggi sehingga akan menyebabkan semakin tinggi penerimaan pelilaku disfungsional audit. Self-efficacy memoderasi hubungan antara variabel task complexity dan juga time budget pressure terhadap dysfunctional audit behavior hal ini bisa diartikan bahwa dengan adanya self-efficacy dapat meminimalisir terjadinya dysfunctional audit behavior.


Informasi Detail
DDC
Rs 657.45 NUR f
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Akuntansi, 2021.
Deskripsi Fisik
xiv, 115 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02953/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. AUDIT - PRILAKU DISFUNGSIONAL
2. AUDIT - EFIKASI DIRI
3. AUDIT - DYFUNCTIONAL BEHAVIOR

Pembimbing
1. Sri Pujiningsih
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik