Tesis
Pengaruh model the 5e learning cycle terhadap penguasaan konsep dan pemecahan masalah pecahan siswa kelas v SDN Tunjungsekar 1 Malang / Khorid Agustin
Abstrak
Agustin Khorid. 2020. Pengaruh Model The 5E Learning Cycle Terhadap Penguasaan Konsep dan Pemecahan Masalah Pecahan Siswa Kelas V SDN Tunjungsekar 1 Malang. Tesis Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Syamsul Hadi M.Pd M.Ed. (2) Dr. Lia Yuliati M.Pd. Kata kunci The 5E learning cycle penguasaan konsep pemecahan masalah. Salah satu permasalahan yang saat ini sedang dialami oleh bangsa Indonesia adalah tentang peningkatan mutu pendidikan. Peningkatan mutu pendidikan ditandai dengan siswa yang harus mampu menyelesaikan beragam masalah agar dapat menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan yang terjadi. Kemampuan pemecahan masalah perlu adanya penguasaan konsep sebagai dasar berpikir. Pembelajaran matematika materi pecahan sangat cocok untuk melatih kemampuan pemecahan masalah sekaligus melihat seberapa jauh siswa menguasai konsep pecahan. Namun pada praktik pembelajaran konvensional guru lebih sering menerapkan pembelajaran lansung yang hanya melatih siswa untuk mengikuti hal-hal yang telah dicontohkan. Hal ini sesungguhnya tidak sesuai dengan arah pengembangan dan inovasi pendidikan. Oleh karena itu penting untuk memberikan model pembelajaran yang sesuai. Salah satu model pembelajaran yang sesuai yaitu The 5E learning cycle. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model The 5E Learning Cycle daripada model konvensional terhadap penguasaan konsep dan pemecahan masalah pecahan siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen nonequivalent control group design. Populasi penelitian yaitu seluruh rombongan belajar kelas V SDN Tunjungsekar 01. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu siswa kelas Va dan Vb. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes essay. Data yang dikumpulkan berupa skor hasil tes pecahan Kompetensi Dasar (KD) 3.1 dan 4.1 tentang operasi penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda. Tes digunakan untuk memperoleh data penguasaan konsep dan pemecahan masalah matematika siswa. Sebelum tes diberikan soal tes diujicoba untuk mengecek validitas reliabilitas tingkat kesukaran dan daya pembeda. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik. Data diuji normalitas dan homogenitasnya. Terakhir dilakukan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan Posttest penguasaan konsep memperoleh hasil thitung adalah 4 91 dan ttabel adalah 0 38 sedangkan signifikansi p (0 00). Hasil ini menunjukkan bahwa ttabel lt thitung dan signifikasi p lt 0 05. Sedangkan posttest pemecahan masalah memperoleh hasil thitung adalah 11 02 dan ttabel adalah 0 38 sedangkan signifikansi p (0 00). Hasil ini menunjukkan bahwa ttabel lt thitung dan signifikasi p lt 0 05. Hasil uji t posttest menyatakan bahwa H0 ditolak. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh yang signifikan pada penerapan model pembelajaran The 5E Learning Cycle daripada pembelajaran konvensional terhadap penguasaan konsep dan pemecahan masalah pecahan siswa kelas V SDN Tunjungsekar 01 Malang.