Tesis
Analisis pengelolaan kelas industri Telkom Indonesia bidang instalasi fiber optik di SMK sore Tulungagung / Muhammad Ja\'far Shodiq
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis pengelolaan kelas industri Telkom Indonesia di bidang teknologi fiber optik di SMK SORE Tulungagung meliputi perencanaan kelas industri pelaksanaan kegiatan pembelajaran teori dan praktik kelas industri serta faktor-faktor pendukung dan penghambat kelas industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini meliputi Wakil Kepala SMK SORE Tulungagung Bidang Hubungan Masyarakat Wakil Kepala SMK SORE Tulungagung Bidang Kurikulum dan Account Manager PT Telkom Indonesia Witel. Kediri Divisi Regional V Jawa Timur-Bali-Nusa Tenggara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data penyajian data serta diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Triangulasi teknik pengumpulan data dan sumber pengumpulan data digunakan untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan kelas industri Telkom Indonesia bidang instalasi fiber optik di SMK SORE Tulungagung diawali dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama pada tahun 2018 dilanjutkan dengan penyusunan kurikulum persiapan guru persiapan peserta didik serta persiapan sarana dan prasarana penunjang pembelajaran di sekolah (2) pelaksanaan kegiatan pembelajaran teori dan praktik kelas industri ini meliputi pembelajaran di sekolah dan pembelajaran di industri serta pengelolaan keuangan kelas industri dan tata kelola hubungan antara industri dan sekolah dan (3) faktor-faktor pendukung antara lain minat siswa kesiapan guru tersedianya sarana prasarana dukungan manajemen sekolah dan industri serta budaya kerja industri sedangkan faktor-faktor penghambat yang ada antara lain beban jam tambahan alat yang kurang lengkap kurangnya penyegaran ilmu kepada guru lokasi PKL penyesuaian peserta didik terhadap budaya kerja industri serta adanya dampak dari pandemi Covid-19. Saran yang disampaikan terkait hasil penelitian antara lain (1) sekolah disarankan untuk menambah ruang lingkup kerjasama meningkatkan kualitas pembelajaran agar kompetensi siswa bisa tercapai melakukan perawatan dan pengembangan sarana dan prasarana kelas industri serta evaluasi program juga perlu dilakukan agar dapat memantau perkembangan pengelolaan kelas industri ini (2) industri diharapkan kesediaannya untuk dapat menyerap tenaga kerja dari lulusan kelas industri meningkatkan perhatian dan dukungan kepada sekolah kejuruan dalam hal transfer teknologi dukungan sarana dan prasarana pembelajaran di sekolah kesempatan pelatihan dan praktik industri bagi siswa dan guru (3) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur disarankan untuk bisa mengadakan pembinaan berupa sosialisasi dan membuat kebijakan yang mendukung kerjasama antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri menjadi mediator bagi terbentuknya kerjasama antara SMK dengan industri demi meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pendidikan kejuruan di wilayah Provinsi Jawa Timur dan (4) peneliti selanjutnya disarankan untuk lebih memperdalam pembahasan pada fokus penelitian pada aspek pengelolaan kerjasama sekolah dengan industri atau pada pengelolaan kelas industri saja sehingga dapat digunakan sebagai acuan untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan kejuruan.