Skripsi
Analisis peluang terjadinya gempa bumi dengan metode likelihood di Jawa Timur / Adina Irma Fadhila
Abstrak
Jawa Timur khususnya wilayah selatan merupakan satu di antara sembilan wilayah yang ada di Indonesia yang memiliki gap seismic. Apabila ada sebuah wilayah diprediksi mengalami kuncian antar lempeng maka lempeng tersebut akan lepas dan dapat menimbulkan gempa yang besar. Sehingga wilayah ini rawan akan terjadinya gempa bumi. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat keaktifan gempa bumi menggunakan Metode Likelihood di daerah Jawa Timur untuk mengetahui peluang terjadinya gempa bumi serta periode ulangnya. Data yang digunakan bersumer dari BMKG periode Januari 2008 sampai Desember 2021 dengan M ge 4 SR dan (h) le 100 km. Wilayah yang diteliti dibagi menjadi 4 wilayah. Untuk wilayah 1 pada titik koordinat 111 ordm -113 ordm BT dan -7 ordm - -8 ordm LS untuk wilayah 2 pada titik koordinat 111 ordm -113 ordm BT dan -8 ordm - -9 ordm LS untuk wilayah 3 pada titik koordinat 113 ordm -115 ordm BT dan -7 ordm - -8 ordm LS dan untuk wilayah 4 pada titik koordinat 113 ordm -115 ordm BT dan -8 ordm - -9 ordm LS. Berdasarkan hasil analisis pada wilayah 1 diperoleh nilai indeks seismisitas sebesar 0 0004 serta periode ulang dengan M ge 6 SR yaitu 0 0005%-0 0018% dalam waktu 5478564 tahun. Pada wilayah 2 diperoleh nilai indeks seismisitas sebesar 0 0075 serta periode ulang dengan M ge 6 SR yaitu 0 5991%-2 3748% dalam waktu 4160 tahun. Pada wilayah 3 diperoleh nilai indeks seismisitas sebesar 0 0013 serta periode ulang dengan M ge 6 SR yaitu 0 0420%-0 1680% dalam waktu 59469 tahun. Pada wilayah 4 diperoleh nilai indeks seismisitas sebesar 0 0020 serta periode ulang dengan M ge 6 SR yaitu 0 0179%-0 0715% dalam waktu 139861 tahun.