Tesis
Model pembelajaran innovation active debate untuk meningkatkan keterampilan menyampaikan pendapat peserta didik / A\'toillah Sholahuddin
Abstrak
Dalam kegiatan belajar mengajar masih ditemui siswa yang pasif dan apatis saat ada suatu pertanyaan yang dikemukakan oleh Pendidik di kelas. Keterampilan menyampaikan pendapat peserta didik yang sangat kurang ini menjadi suatu masalah yang cukup besar bagi Pendidik. Berdasarkan pada hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran innovation active debate guna meningkatkan keterampilan berpendapat peserta didik . Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan yang dikembangkan oleh Borg amp Gall dengan pembatasan. Metode ini terdiri dari 1) Penelitian dan pengumpulan data 2) Perencanaan 3) Pengembangan draf produk 4) Uji coba lapangan awal 5) Merevisi hasil uji coba 6) Uji coba lapangan 7) Penyempurnaan produk hasil uji lapangan 8) Uji pelaksanaan lapangan 9) Penyempurnaan produk akhir 10) Diseminasi dan implementasi. Tahap uji coba penelitian ini adalah siswa kelas X Agama A. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan tes. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data hasil evaluasi tanggapan dan penilaian dari subjek uji coba digunakan sebagai masukan untuk revisi dan penyempurnaan model yang dikembangkan. Hasil uji validitas ahli model diperoleh nilai 97 37% ahli materi diperoleh nilai 97 37% dan ahli pembelajaran diperoleh nilai 91 25% serta uji validasi instrumen soal menggunakan spss diperoleh nilai r hitung gt r tabel dapat disimpulkan bahwa model innovation avtive debate sangat valid dan layak digunakan. Hasil uji tanggapan siswa peserta kegiatan pembelajaran model innovation active debate diperoleh nilai 92% untuk kelompok kecil dan 92 72% 93 65% untuk kelompok besar. Hasil skor siswa termasuk dalam kategori tinggi sehingga dikatakan bahwa model pembelajaran innovation active debate sangat menarik. Berdasarkan hasil uji coba pelaksanaan model pebelajaran dianalisis dengan uji beda dengan uji T Menggunakan Paired Sample T Test hasil yang didapat diketahui dari nilai rata-rata pretest dari siswa kelas X Agama B adalah 68 77% dan X IPS A adalah 68 03% sedangkan hasil dari posttest kelas X Agama B 85 04% dan X IPS A 82 15% karena nilai signifikan sebesar 0 000 kurang dari 0 05 maka ada perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Dapat disimpulkan model pembelajaran innovation active debate dapat meningkatkan keterampilan berpendapat siswa.