UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan model discovery learning dengan guided discovery learning terhadap hasil belajar IPA tema ekosistem kelas V SDN Kepanjenlor 2 Kota Blitar / Karimahul Nuraini

Nuraini, Karimahul - Nama Orang;

Abstrak
Siswa saat pembelajaran belum mendapat kensempatan untuk menemukan konsep melalui pengalamannya sendiri. Pembelajaran akan lebih bermakna apabila memberi kesempatan siswa dalam penemuan konsep. Model yang mendukung dalam penemuan konsep adalah model Discovery Learning. Model ini merupakan model pembelajaran dengan menemukan kebenaran melalui pengalamannya sendiri bertujuan untuk menemukan suatu konsep dan memecahkan masalah. Terdapat dua cara mengimplementasikan pembelajaran discovery learning yaitu free discovery dan guided discovery. Dalam penerapan model discovery learning dan guided discovery learning masih ada keraguan bahwa diantara kedua model tersebut manakah model yang memperoleh hasil belajar yang lebih baik dan lebih cocok diterapkan di SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimental dan rancangan non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Kepanjenlor 2 yang berjumlah 46 siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok untuk kelas eksperimen I dan ekperimen II. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dengan menghitung data hasil pretest dan postest. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji normalitas uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan independent sample t test dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rata-rata pretest kelas eksperimen I adalah 69 13 dan posttest sebesar 84 78. Rata-rata pretest kelas eksperimen II adalah 68 26 dan posttest sebesar 93 7. Hasil uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Hasil N Gain score mendapatkan nilai rata-rata 53 62% pada kelas eksperimen I dan 82 7% pada kelas eksperimen II. Hasil pengujian hipotesis data posttest memperoleh nilai sig. 0 003 lt 0 05 dengan taraf kepercayaan 95% sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang menerapkan model discovery learning dengan guided discovery pada siswa kelas V tema ekosistem di SDN Kepanjenlor 2 Kota Blitar.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.35044 NUR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2022.
Deskripsi Fisik
xiv, 165 lembar: ill. ,tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
07546/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. EKOSISTEM (PENDIDIKAN DASAR) - PRESTASI BELAJAR
2. EKOSISTEM (PENDIDIKAN DASAR) - MODEL PEMBELAJARAN
3. ECOSYSTEM (BASIC EDUCATION) - LEARNING ACHIEVEMENTS

Pembimbing
1. Lilik Bintartik ; 2. Sri Estu Winahyu
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik