Skripsi
Analisis termogravimetrik dan kinetika pembakaran campuran mikroalga arthrospira platensis-karbon aktif pada rasio massa 10:1 dan 10:5 / Mas Aldi Putra
Abstrak
Mikroalga Arthrospira platensis merupakan alga uniseluler dengan potensi yang paling tinggi dibandingkan dengan sumber energi alternatif lainnya untuk dijadikan energi baru terbarukan. Biomassa dapat diubah menjadi beberapa bentuk energi yang berguna dengan menggunakan proses yang berbeda. Salah satu proses konversi termokimia yaitu pembakaran. Pembakaran biomassa adalah teknologi konversi termokimia paling sederhana yang terjadi dengan adanya udara. Pembakaran biomassa pada dasarnya tergantung pada ukuran partikel dan sifat bahan baku suhu dan atmosfer pembakaran. Karbon aktif sangat cocok digunakan sebagai katalis karena faktor yang mempengaruhi seperti reaktivitas karbon aktif sebagai katalis yaitu luas permukaan yang besar yang mempengaruhi reaktivitasnya sebagai katalis. Gugus fungsi komposisi dan struktur kimia karbon aktif sangat mempengaruhi sifat dan reaktivitas karbon aktif. Karbon Aktif atau Activated Carbon (AC) telah muncul sebagai katalis yang relatif ekonomis dan telah menunjukkan berbagai sifat katalitik di bidang biomassa. Penelitian pada campuran mikroalga Arthrospira platensis dan karbon aktif 10 1 dan 10 5 yang dibandingkan dengan parent material dilakukan untuk mengetahui perilaku termal menggunakan pengujian Thermogravimetric Analysis (TGA). TGA digunakan untuk mempelajari perilaku termal kinetika serta memprediksi laju dekomposisi termal biomassa mikroalga selama proses pembakaran. Pengujian TGA dilakukan dengan variasi heating rate 10 20 dan 40 /min dengan flowrate oksigen 100 ml/menit pada range temperature ruangan 25 ndash 1000 . Penambahan katalis karbon aktif pada mikroalga Arthrospira platensis dapat meningkatkan nilai energi aktivasi (Stage 2 Phase 1) dan menurunkan energi aktivasi (Stage 2 Phase 2) pada sampel campuran mikroalga Arthrospira platensis-Karbon Aktif 10 1 dan 10 5. Hal tersebut dikarenakan fungsi katalitik dari katalis karbon aktif sebagai inhibitor katalis pada Stage 2 Phase 1 sedangkan Stage 2 Phase 2 sebagai akselerator. Nilai parameter termodinamika menyesuaikan dengan temperatur dekomposisi termal awal akhir temperatur laju kehilangan massa maksimum dan rentang temperatur pembakaran pada Stage 2 Phase 1 amp 2.