UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan antara intake cairan dengan status hidrasi pada pekerja di pt. ahm (astra honda motor) di bagian painting di cikarang barat / Fadhillah Rohman

Rohman, Fadhillah - Nama Orang;

Abstrak
Latar Belakang Air adalah salah satu zat gizi yang penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Kondisi dehidrasi terjadi apabila jumlah intake cairan lebih sedikit dibandingkan dengan cairan yang keluar dari dalam tubuh pekerja terutama pada lingkungan dengan suhu yang tinggi dapat beresiko mengalami dehidrasi apabila intake cairan tidak diperhatikan. Beberapa penelitian menunjukan salah satu faktor penyebab kecelakaan kerja adalah akibat kekurangan intake cairan dan penelitian lain juga menunjukan bahwa beberapa pekerja masih kurang sadar akan pentingnya mengkonsumsi cairan yang seimbang atau cukup. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan intake cairan dengan status hidrasi pada para pekerja di PT. AHM (Astra Honda Motor) di bagian Painting yang berlokasi di Cikarang Barat. Metode Penelitian ini bersifat cross sectional. Yang bertempat di PT. AHM (Astra Honda Motor) yang berada di wilayah industri di Cikarang Barat dengan jumlah sampel sebanyak 60 berdasarkan rumus slovin. Variabel penelitian ini meliputi intake cairan dan status hidrasi yang diperoleh secara online menggunakan Food Record dan PURI menggunakan google form. Uji spearman dilakukan untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil Sebagian besar responden memiliki intake cairan sebesar 2001-3000 mililiter per hari (56 7%) sedangkan untuk status hidrasi responden sebagian besar sudah terhidrasi dengan baik yaitu sebesar 91 7%. Uji spearman menunjukan bahwa ada hubungan yang kuat antara intake cairan dan status hidrasi dengan nilai -0 545 atau 54 5 yang berarti bila intake cairan lebih besar maka warna urin akan semakin jernih (ditandai dengan dengan angka pada kartu PURI atau warna urin semakin kecil) yang menandakan jika intake tinggi maka status hidrasi semakin baik. Kesimpulan Hasil dari uji yang dilakukan secara statistik menunjukan hubungan yang kuat antara intake cairan dan status hidrasi dengan nilai koefisien sebesar 54 5 yang berarti semakin banyak cairan yang masuk kedalam tubuh akan semakin baik pula warna urin yang dikeluarkan yang akan mencegah beberapa kecelakaan dalam kerja dikarenakan kekurangan cairan tubuh.


Informasi Detail
DDC
Rs 612.3923 ROH h
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, 2022.
Deskripsi Fisik
ix, 53 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
08832/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. HIDRASI, STATUS
2. HYDRATION, STATUS

Pembimbing
1. Farah Paramita, S.gz, M.p.h. ; 2. Dr. Hartati Eko Wardani, M.si.med
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik