UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Fabrikasi nanokomposit fe3o4/sio2/sepiolite/kayu manis dan potensinya sebagai antifouling / Yushlihkana Fatahumingilima

Fatahumingilma, Yushlikhana - Nama Orang;

Abstrak
Biofouling merupakan akumulasi mikroorganisme tanaman gangang atau hewan pada permukaan yang basah dan telah menjadi masalah di industri kelautan. Solusi dalam mengatasi permasalahan tersebut dengan menciptakan cat antifouling. Cat antifouling yang baik menggunakan material dari alam yang memiliki nilai porositas yang rendah dan bersifat superhidrofobik karena sifat anti air dan daya rekatnya yang rendah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui material komposit Fe3O4/SiO2/Sepiolite/Kayu Manis dengan memaksimalkan penggunaan bahan alam yang memiliki potensi aplikasi antifouling. Penelitian ini berhasil memfabrikasi nanokomposit Fe3O4/SiO2/Sepiolite/kayu manis dimana Fe3O4/SiO2 disintesis dengan metode sol gel sedangkan sepiolite/kayu manis disintesis dengan metode refluks. Sintesis nanokomposit Fe3O4/SiO2/Sepiolite/kayu manis dalam penelitian ini dilakukan dengan variasi komposisi volume TEOS yaitu sebesar 3 6 dan 9 mL. Untuk mengetahui ukuran kristal parameter kisi gugus fungsi morfologi nilai porositas dan potensi antifouling maka masing-masing variasi dilakukan karakterisasi XRD FTIR SEM dan uji antifouling. Berdasarkan hasil karakterisasi XRD diketahui fase Fe3O4 dengan struktur kubik fase SiO2 amorphous fase sepiolite dengan struktur berlapis dan fase kayu manis. Hasil karakteristik FTIR menujukkan gugus fungsi Fe-O sebagai karateristik dari Fe3O4. Terdapat gugus fungsi Si-O-Si dan Si-O sebagai karakteristik SiO2. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan semakin besar komposisi TEOS-nya maka ukuran partikel dan porositasnya menurun. Dari hasil karakterisasi uji antifouling menujukkan bahwa semakin besar komposisi TEOS-nya maka semakin sedikit luasan penempelan biofouling. Begitu juga selaras dengan luasan biofouling pada masing-masing variasi TEOS yang tergolong rendah. Material yang memiliki nilai porositas yang semakin rendah memiliki sifat superhidrofobik yang lebih baik. Hal ini ditunjukkan oleh presentase luasan biofouling yang kurang dari 10% dan dapat disimpulkan bahwa nanokomposit memiliki potensi sebagai antifouling.


Informasi Detail
DDC
Rs 537.2448 FAT f
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Fisika, 2022.
Deskripsi Fisik
x, 12 lembar: ilus. ; 30cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
07766/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. NANOKOMPOSIT - KAYU MANIS
2. NANOKOMPOSIT - ANTIFOULING
3. NANOCOMPOSITE - Cinnamon

Pembimbing
1. Markus Diantoro ; 2. Sunaryono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik