UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan penggunaan sensor oksigen narrow band dan wide band terhadap control lambda close loop system untuk menurunkan kadar racun dalam gas buang dan konsumsi bahan bakar motor injeksi / Tomy Agung Nurrokhim

Nurrokhim, Tomy Agung - Nama Orang;

Abstrak
Bidang otomotif memiliki perkembangan dan kemajuan tekonologi yang semakin pesat hingga mendorong kita untuk selalu melakukan inovasi. Inovasi teknologi pada otomotif banyak dilakukan di segala aspek salah satunya adalah motor bakar. Motor bakar merupakan alat yang mengubah energi panas menjadi energi mekanik. Jenis motor bakar yang sering digunakan di bidang teknologi otomotif terutama kendaraan ringan adalah sepeda motor. Di Indonesia saat ini selain mengeluarkan berbagai macam merk sepeda motor banyak perusahaan yang mengeluarkan part-part pendukung untuk sepeda motor yang bertujuan untuk lebih memaksimalkan kinerja dari mesin sepeda motor tersebut khususnya sepeda motor injeksi. Beat 110 cc ESP adalah salah satu motor skutik (skuter matik) keluaran Honda yang menerapkan system penyemprotan bahan bakar elektronik. Salah satu komponen yang menentukan kinerja mesin sempurna adalah sensor oksigen. Sensor merupakan salah satu sensor dalam sistem injeksi yang memiliki fungsi mendeteksi emisi gas buang mesin dengan cara membedakan kandungan udara sisa pembakaran dengan udara di luar. Terdapat dua jenis sensor oksigen yang digunakan pada kendaraan roda dua yaitu sensor oksigen Narrow Band dan sensor oksigen Wide band. Penelitian ini menganalisa tentang komponen system penyemprotan bahan bakar elektrik yaitu Sensor Oksigen. Banyak perusahaan Spare Part kendaraan yang menciptakan sebuah Part yang canggih untuk menyempurnakan Part yang kinerjanya kurang maksimal. Salah satunya adalah sensor oksigen Wide Band. Seperti dijumpai pada umum nya ini mengindikasikan bahwa pemilihan jenis sensor oksigen yang sesuai dapat memperbaiki performa dari kendaraan standart. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan nilai konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang kendaraan yang dihasilkan masing-masing jenis sensor oksigen. Pengujian ini menggunakan dua jenis sensor oksigen. Pengujian dilakukan dengan memasang masing-masing sensor oksigen pada kendaraan dan mengambil data melalui gas analyzer untuk mendapatkan data emisi gas buang dan burret untuk mengetahui nilai konsumsi bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor oksigen Wide Band mampu menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit yaitu plusmn 0 15 ml dari rata-rata pengujian disetiap RPM. Sensor oksigen Wide Band juga menghasilkan nilai emisi gas buang yang lebih baik dari pada sensor oksigen Narrow Band dari hasil pengujian didapati nilai emisi CO plusmn 0 6 lebih tinggi di setiap RPM dan menghasilkan nilai emisi HC plusmn 32 ppm lebih di setiap RPM. Sensor oksigen Wide Band sangat cocok digunakan pada kendaraan sehari-hari karena emisi yang dihasilkan lebih baik.


Informasi Detail
DDC
Rs 629.253 NUR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, 2022.
Deskripsi Fisik
xiii, 72 lembar: ill. ,tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
07658/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. MOTOR - BAHAN BAKAR
2.MOTOR - FUEL

Pembimbing
1. Muchammad Harly ; 2. Sumarli
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik