UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbandingan metode spektrofotometer uv dan kckt pada analisis kadar akrilamida dalam biji kopi arabika dengan variasi suhu pemanggangan / Imaniyah Al-Ghifariyah

Al-ghifariyah, Imaniyah - Nama Orang;

Abstrak
Kimia analitik mempelajari tentang teori dan cara melakukan analisis kimia terhadap salah satunya penentuan komponen dalam sampel. Analisis kuantitatif bertujuan untuk menentukan jumlah atau banyaknya zat dalam suatu bahan yang biasanya dinyatakan sebagai kadar atau konsentrasi. Metode analisis diperlukan untuk menganalisis kadar akrilamida yang terkandung dalam ekstrak biji kopi dengan suhu pemanggangan yang bervariasi. Akrilamida adalah senyawa produk samping penyebab kanker yang dihasilkan selama pemanggangan biji kopi sehingga terjadi reaksi maillard serta serangkaian reaksi non enzimatik antara gula pereduksi dan asam amino bebas. Dari penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui kadar akrilamida pada biji kopi seringkali digunakan metode pemisahan SPE (Solid Phase Extraction) yang terbilang mahal serta menggunakan instrumen analisis KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi). Berdasarkan alasan tersebut maka perlu dilakukan penelitian terkait perbandingan analisis kadar akrilamida pada biji kopi arabika dengan metode spektrofotometer UV dan KCKT serta menggunakan metode pemisahan yang lebih terjangkau yaitu dengan pelarut kloroform. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan Spektrofotometer UV dalam analisis kadar akrilamida pada biji kopi arabika dengan variasi suhu yaitu 150 deg C 180 deg C 210 deg C dan 230oC serta KCKT sebagai pembandingnya. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu (1) preparasi sampel dengan pemanggangan biji kopi pada variasi suhu 150 deg C 180 deg C 210 deg C dan 230 deg C (2) ekstraksi soxhletasi dengan pelarut metanol (3) pemisahan lebih lanjut menggunakan kloroform dengan ekstraksi cair-cair dan (4) analisis kandungan akrilamida menggunakan instrumen Spektrofotometer UV dan KCKT. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kadar akrilamida meningkat seiring dengan meningkatnya suhu pemanggangan dan kedua metode menunjukkan linieritas yang baik dimana nilai koefisien korelasi dengan metode spektrofotometer UV metode KCKT mendekati 1. Hasil ini menunjukkan bahwa spektrofotometer UV efektif digunakan untuk menganalisis kadar akrilamida dalam biji kopi arabika.


Informasi Detail
DDC
Rs 547.2 IMA p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2022.
Deskripsi Fisik
xv, 56 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
07893/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. AKRILAMIDA (SENYAWA ORGANIK) - BIJI KOPI ARABIKA
2. AKRILAMIDA (SENYAWA ORGANIK) - METODE SPEKTROFOTOMETER
3. ACRYLAMIDE (ORGANIC COMPOUND) - ARABICA COFFEE BEAN

Pembimbing
1. Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.d.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik