Skripsi
Aktivitas pestisida nabati ekstrak etanol daun maja (aegle marmelos linn.) terhadap mortalitas ulat kubis (plutella xylostella linn.) / Ika Firdayanti
Abstrak
Plutella xylostella merupakan serangga hama Brassica oleracea L. var. capitata yang menimbulkan kerusakan hampir 90% sehingga menurunkan produksi dan kualitas hasil pertanian. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati adalah daun maja. Pengendalian hama menggunakan pestisida nabati dapat mengurangi dampak kerusakan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan senyawa aktif ekstrak etanol daun maja pengaruh ekstrak daun maja terhadap mortalitas Plutella xylostella instar II dan konsentrasi efektif (LC50). Pembuatan ekstrak daun maja menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Variabel bebas berupa konsentrasi ekstrak meliputi 0% 0 5% 1% 2% 4% dan 8%. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 kali ulangan. Pengamatan mortalitas larva dilakukan setiap 24 jam 48 jam 72 jam dan 96 jam setelah perlakuan. Jumlah larva Plutella xylostella instar II yang digunakan sebanyak 360 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun maja mengandung saponin tanin flavonoid dan alkaloid. Ekstrak daun maja berpengaruh terhadap mortalitas larva Plutella xylostella. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun maja maka semakin banyak jumlah larva yang mati. Hasil analisis probit menunjukkan bahwa LC50 ekstrak etanol daun maja pada waktu pengamatan 96 jam sebesar 2 643%. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak etanol daun maja dapat berpotensi sebagai pestisida nabati yang efektif terhadap mortalitas larva Plutella xylostella.