Skripsi
Pengaruh edukasi dan penerapan teknik 20 – 20 – 20 menggunakan media leaflet terhadap keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) pada pegawai di kantor PLN UPT Malang / Qiromin Mila Ismiani
Abstrak
Dalam dunia kerja penggunaan komputer merupakan salah satu kebutuhan. Sejak pemerintah menerapkan Work From Home (WFH) penggunaan komputer dalam pekerjaan semakin meningkat sehingga masalah kesehatan akibat penggunaan komputer meningkat. Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan kumpulan keluhan atau gejala mata yang diakibatkan oleh penggunaan komputer atau elektonik visual lain dengan intensitas waktu yang lama. Tidak hanya berdampak pada kesehatan mata namun juga berdampak pada sistem muskuloskeletal kesehatan mental dan produktivitas kerja. Teknik 20 ndash 20 ndash 20 (istirahat selama 20 detik setiap 20 menit dan melihat sesuatu sejauh 20 kaki) dapat digunakan untuk mencegah CVS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dan penerapan teknik 20 ndash 20 ndash 20 menggunakan media leaflet terhadap keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) pada pegawai di kantor PLN UPT Malang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode eksperimen semu dengan rancangan one group pretest posttest. Sampel penelitian sebanyak 25 pegawai yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi wawancara dan penyebaran kuesioner CVS-Q. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan alat bantu SPSS 26 for Windows. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa edukasi dan penerapan teknik 20 ndash 20 ndash 20 menggunakan media leaflet berpengaruh terhadap keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) pada pegawai di kantor PLN UPT Malang (p 0 000).