Skripsi
Pengembangan instrumen soal asesmen kompetensi minimum (akm) berbantuan website untuk melatihkan literasi sains pada materi klasifikasi makhluk hidup / LILIS YULIATI
Abstrak
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai pengganti Ujian Nasional mulai tahun 2021. Asesmen Kemampuan Minimum (AKM) mengutamakan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik dalam mengerjakan soal tersebut. Instrumen ini dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu peningkatan kualitas belajar mengajar yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen soal asesmen kompetensi minimum (AKM) berbantuan website untuk melatihkan literasi sains pada materi klasifikasi makhluk hidup yang valid dan layak serta mengetahui profil kompetensi asesmen kompetensi minimum dan literasi saintifik peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D (Define Design Develope Disseminate). Jenis data pada penelitian ini yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara analisis kebutuhan kepada guru dan angket. Angket yang digunakan berupa validasi materi validasi media uji kepraktisan guru dan uji kepraktisan peserta didik. Instrumen soal yang digunakan melalui uji empiris terlebih dahulu. Hasil validasi materi oleh validator adalah 100% yang tergolong sangat layak. Hasil validasi media oleh validator adalah 85 6% yang tergolong sangat layak. Hasil uji kepraktisan guru didapatkan skor 89% yang tergolong sangat praktis. Hasil uji kepraktisan peserta didik didapatkan skor 79 3% yang tergolong praktis. Uji validitas dan reliabilitas didapatkan 17 soal valid dan reliabel serta 3 soal tidak valid. Uji taraf kesukaran dan daya beda didapatkan hasil yang baik. Skor menemukan informasi memahami mengevaluasi dan merefleksi menjelaskan fenomena secara ilmiah dan menafsirkan data dan bukti secara ilmiah adalah 74 5% yang tergolong baik.