Skripsi
Kohesi dan koherensi dalam makalah akhir mahasiswa in-country tahun 2018/2019 / Muhammad I\'tishom M.a
Abstrak
BIPA merupakan cabang ilmu yang membelajarkan bahasa Indonesia untuk penutur asing. Dalam pembelajaran BIPA salah satu tujuan yang harus dicapai adalah meningkatnya keterampilan berbahasa mahasiswa BIPA. Keterampilan berbahasa tersebut salah satunya menulis. Salah satu hal terpenting dalam keterampilan menulis adalah kepaduan dan kesatuan wacana yang ditulis. Kepaduan wacana tersebut dapat dilihat dari penggunaan kohesi dan koherensi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui penggunaan kohesi dan koherensi dalam makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif karena pada hasil penelitian ini berupa deskripsi tentang penggunaan penanda kohesi dan koherensi dalam karangan mahasiswa makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penanda kohesi dan koherensi yang erdapat dalam makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019. Sumber data dalam penelitian ini merupakan makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019. Sesuai dengan jenis penelitian ini instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen bantuan berupa tabel yang digunakan untuk menganalisis data. Penanda kohesi dalam makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019 dapat dilihat dari penggunaan unsur kohesi gramatikal dan lesksikal. Jika dilihat dari unsur kohesi gramatikal unsur-unsur yang digunakan dalam makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019 adalah referensi dan konjungsi. Bentuk referensi yang ditemukan adalah referensi persona demonstratif dan perbandingan. Sementara itu bentuk konjungsi yang ditemukan adalah konjungsi koordinatif dan subordinatif. Jika dilihat dari unsur kohesi leksikal unsur-unsur yang digunakan makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019 adalah repetisi (epizeuksis tautites anafora mesodiplosis dan anadiplosis) sinonim antonim kolokasi dan hiponim. Selain kohesi kepaduan wacana juga dapat diihat dengan adanya koherensi. Penanda koherensi yang ditemukan dalam makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019 yaitu berupa kausalitas kontras aditif temporal kronologis perurutan intensitas perincian perian. Penanda koherensi yang paling sering digunakan ialah penanda kausalitas dan kontras. Makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019 menggunakan penanada kohesi dan koherensi. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian dalam penelitian ini. Pertama penanda kohesi yang digunakan dalam makalah akhir mahasiswa program In-Country tahun 2018/2019 mencakup kohesi gramatikal (konjungsi dan referensi) dan konjungsi leksikal (repetisi sinoni antonim hiponim dan kolokasi). Kedua Penanda koherensi yang digunakan mencakup koherensi berpenanda (kausalitas kontras aditif temporal kronologis intensitas dan perurutan) dan koherensi tidak berpenanda (perincian dan perian).