UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbandingan karakteristik dan aktivitas antioksidan tepung tempe-telur melalui metode konvensional dan ko-presipitasi protein / Nindya Widyanti

Widyanti, Nindya - Nama Orang;

Abstrak
Asam amino esensial merupakan asam amino yang tidak bisa disintesis di dalam tubuh sehingga diperlukan bahan pangan yang mengandung asam amino yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sumber protein nabati yang biasa dikonsumsi di Indonesia yaitu tempe kedelai. Tempe memiliki kandungan metionin yang rendah sehingga dikombinasikan dengan protein hewani yaitu telur. Tujuan penelitian ini yaitu membuat tepung kombinasi berbahan tempe dan telur melalui metode ko-presipitasi protein dan konvensional serta membandingkan karakteristik tepung kombinasi tersebut. Proses pengombinasian tempe dan telur dilakukan melalui dua metode yaitu konvensional dan ko-presipitasi protein. Karakterisasi yang dilakukan meliputi identifikasi gugus fungsi identifikasi profil asam amino dan isoflavon densitas kamba daya serap air kadar air kadar protein total kandungan senyawa fenolik total dan aktivitas antioksidan. Data kuantitatif yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan SPSS melalui uji One Way ANOVA dan Duncan untuk mengetahui perbedaan signifikannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa densitas kamba tertinggi diperoleh dari tepung tempe-telur melalui metode konvensional yaitu 0 3003 g/mL. Daya serap air tertinggi diperoleh dari tepung tempe-telur berbahan ekstrak tepung tempe dan ekstrak tepung telur yaitu 4 3259 mL/g. Kadar air tertinggi diperoleh dari tepung tempe-telur melalui metode konvensional yaitu 6 963%MC. Kadar protein dalam berat kering tertinggi diperoleh dari ko-presipitat protein tepung tempe yaitu 64 389%. Kandungan senyawa fenolik total tertinggi diperoleh dari tepung tempe-telur melalui metode konvensional yaitu 10 53 mg GAE/g sampel. Aktivitas scavenging radikal DPPH tertinggi diperoleh dari tepung tempe-telur melalui metode konvensional yaitu 17 36%.


Informasi Detail
DDC
Rs 547.7 WID p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2022.
Deskripsi Fisik
x, 79 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
08343/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. TEPUNG TEMPE -TELUR (ANTIOKSIDAN)
2. TEMPE FLOUR -EGGS (ANTIOXIDANT)

Pembimbing
1. Siti Marfu'ah
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik