Tesis
Pengembangan e-module perubahan lingkungan berdasarkan hasil uji kualitas air berbasis PBL dan pengaruhnya terhadap hots, sikap lingkungan, perilaku lingkungan peserta didik SMA / Mitha Safitri
Abstrak
Abad ke-21 ditandai dengan perubahan pada tatanan kehidupan termasuk bidang pendidikan. Pendidikan yang berkualitas merupakan salah satu tujuan dari program Sustainable Development Goals (SDGs). Namun berdasarkan fakta yang ditemukan pendidikan saat ini belum sepenuhnya sesuai dengan tujuan SDGs sehingga upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan meningkatkan input proses dan output pendidikan. Perlu adanya perubahan dan pembaharuan rancangan pembelajaran dengan mengintegrasikan permasalahan kontekstual. Hadirnya permasalahan kontekstual dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan berpikir peserta didik yaitu berpikir tingkat tinggi dan dapat menumbuhkan sikap lingkungan dan perilaku lingkungan peserta didik. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dilaksanakan dalam pembelajaran biologi pembelajaran kontekstual sangat dibutuhkan dalam materi perubahan lingkungan namun hal tersebut belum terlaksana dengan baik karena belum tersedianya bahan ajar berbasis permasalahan kontekstual (75 7%) materi yang disajikan bersifat universal (69 7%) penyajian bahan ajar kurang menarik (60 6%). Keterbatasan ini menyulitkan peserta didik untuk mengkonstruksi pengetahuan yang dimiliki dengan permasalahan yang dihadapi sehingga solusi yang diberikan untuk mengatasi keterbatasan tersebut dengan menghadirkan bahan ajar yang sesuai memuat permasalahan kontekstual yang berpengaruh pada HOTS sikap lingkungan dan perilaku lingkungan peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan e-module kualitas air berbasis PBL yang valid praktis dan efektif. E-module yang dikembangkan memuat permasalahan kontekstual yang dapat menstimulasi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang dihadirkan mengenai pencemaran air dari hasil penelitian uji kualitas air di Sungai Batang Kuranji. E-module yang dikembangkan diintegrasikan dengan sintaks problem based learning (PBL) yaitu mengorientasi masalah kepada peserta didik mengorganisasi peserta didik untuk belajar membantu peserta didik untuk investigasi mengembangkan dan mempresentasikan hasil investigasi menganalisis dan mengevaluasi proses untuk mengatasi permasalahan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi model Lee and Owens (2004). Pemilihan model ini disesuaikan dengan produk yang dikembangkan. Model Lee and Owens terdiri dari terdiri dari lima tahapan yaitu (1) penilaian/analisis (assessment/analysis) yang terdiri dari analisis kebutuhan (need assessment) dan analisis awal akhir (front-end analysis) (2) perancangan (design) (3) pengembangan (development) (4) penerapan (implementation) dan (5) pengevaluasian (evaluation). Uji validitas dilakukan dengan memberikan angket validasi kepada validator ahli materi ahli media dan bahan ajar dan praktisi pendidikan biologi Uji kepraktisan dilakukan dengan memberikan angket kepraktisan kepada peserta didik dan guru. Uji keefektifan e-module dengan mengimplementasikan e-module dan meninjau hasil HOTS sikap lingkungan dan perilaku lingkungan. Instrumen yang digunakan untuk mengukur HOTS yaitu soal tes pilihan ganda sedangkan untuk sikap lingkungan dan perilaku lingkungan menggunakan angket. Penerapan e-module menggunakan jenis quasi-experiment dengan desain penelitian nonrandomized control group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan di SMAN 2 Payakumbuh pada peserta didik kelas X yang menempuh pelajaran biologi materi perubahan lingkungan. Pembelajaran dilaksanakan sebanyak 3 pertemuan yaitu kegiatan belajar 1 tentang perubahan lingkungan kegiatan belajar 2 tentang pencemaran lingkungan dan kegiatan belajar 3 tentang upaya penanggulangan. Kelas eksperimen terdiri dari 33 orang peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan e-module sedangkan kelas kontrol terdiri dari 33 orang peserta didik yang dibelajarkan dengan menggunakan buku paket dan LKS yang digunakan di sekolah. E-module perubahan lingkungan berdasarkan hasil uji kualitas air berbasis PBL yang dikembangkan dinyatakan valid praktis dan efektif. Hasil validasi dari ahli materi memiliki nilai 100 dengan kategori sangat valid ahli media dan bahan ajar memiliki nilai 100 dengan kategori sangat valid dan praktisi pendidikan biologi memiliki nilai 97 93 dengan kategori valid. Hasil kepraktisan e-module oleh peserta didik memiliki nilai 89 28 dengan kategori praktis dan oleh guru memiliki nilai 95 56 dengan kategori praktis. Data hasil keefektifan e-module diperoleh dari hasil tes awal dan tes akhir HOTS sikap lingkungan dan perilaku lingkungan. Data tes awal dan tes akhir dianalisis menggunakan ANCOVA dengan uji prasyarat normalitas homogenitas dan linearitas. Hasil analisis uji ANCOVA terbukti menunjukkan perbedaan signifikan HOTS sikap lingkungan dan perilaku lingkungan peserta didik yang menggunakan e-module dan yang tidak menggunakan e-module sebesar 0 006 0 000 0 000 lt ( alpha 0 05). Saran yang dapat diberikan yaitu peneliti lain dapat menggunakan model pembelajaran lainnya untuk meningkatkan HOTS sikap lingkungan dan perilaku lingkungan peserta didik peneliti lain dapat menggunakan e-module berbasis PBL untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 lainnya peneliti lain dapat mengembangkan e-module secara offline dan online dan peneliti lain dapat mengembangkan penelitian terkait lingkungan yang dikemas dalam bentuk bahan ajar lainnya serta mengintegrasikan permasalahan lingkungan yang kontekstual untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21.