Tesis
Pengaruh pendekatan perubahan koseptual dual-situated learning model (DSLM) terhadap pemahaman konsep siswa pada materi kesetimbangan kimia / Muhammad Ali Kurniawan
Abstrak
Kesetimbangan kimia merupakan salah satu materi dalam kimia yang banyak mengandung konsep abstrak seperti konsep kesetimbangan dinamis perbedaan antara keadaan setimbang dan tidak setimbang konsep pergeseran kesetimbangan berdasarkan asas Le Chatelier rsquo s dan energi yang menyertai reaksi kesetimbangan kimia. Adanya konsep abstrak dalam materi kesetimbangan kimia menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi ini. Kesulitan ini sering kali menyebabkan banyak masalah diantaranya timbulnya miskonsepsi. Miskonsepsi dapat terjadi pada semua siswa baik yang berkemampuan tinggi maupun rendah dan sering kali sulit dihilangkan. Oleh karena itu guru dituntut untuk mengadakan pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa sekaligus mencegah miskonsepsi. Salah satu pendekatan dan model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan mencegah miskonsepsi adalah pendekatan perubahan konseptual dan Dual Situated Learning Model (DSLM). DSLM merupakan sebuah model pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan tiga aspek perubahan konsep yaitu epistimologi ontologi dan motvasi. Ketiga aspek ini diharapkan mampu membuat siswa yang mengalami miskonsepsi kembali pada konsep yang benar. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman siswa yang diajarkan dengan pendekatan perubahan konseptual DSLM dan pendekatan konvensional serta mengetahui efektivitas pendekatan perubahan konseptual DSLM dalam mencegah miskonsepsi dan mempertahankan retensi. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan cluster random sampling menggunakan dua kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen pengukuran berupa Tes Pemahaman Konsep Kesetimbangan Kimia yang berbentuk pilihan ganda sebanyak 21 soal dengan reliabilitas sebesar 0 778. Analisis data pemahaman konsep dan retensi dilakukan menggunakan uji Anacova sedangkan miskonsepsi menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS17.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pemahaman konsep siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan perubahan konseptual DSLM dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan kovensional pada materi kesetimbangan kimia. Peningkatan rata-rata nilai pretes ke postes pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan perubahan konseptual DSLM (43 02) lebih tinggi daripada yang dibelajarkan dengan pendekatan kovensional (36 83). Selain itu pembelajaran dengan pendekatan perubahan konseptual DSLM juga efektif dalam mencegah miskonsepsi dan mempertahankan retensi pada materi kesetimbangan kimia.