Skripsi
Pengaruh penggunaan game edukasi matematika (gema) berbasis cai (computer assisted instructional) terhadap kemampuan berhitung sederhana anak tunagrahita kelas 1 di SLB C Autis Negeri Kedungkandang / Allan Maulid Dico
Abstrak
Anak tunagrahita ringan adalah anak dengan hambatan intelektual yang masih bisa dikembangkan akademiknya. Sebagai salah satu aspek yang dapat dikembangkan yaitu keterampilan berhitung sederhana. Penggunaan media belajar berupa Game Edukasi Matematika (GEMA) Berbasis CAI menjadi satu dari banyak cara dalam rangka pembelajaran keterampilan berhitung sederhana bagi tunagrahita ringan. Game Edukasi Matematika (GEMA) Berbasis CAI adalah media interaktif karena yang merangsang penggunanya untuk terlibat langsung dalam permaianan. Tujuan penelitian ini terbagi menjadi tiga. Masing-masing dari mereka di antaranya untuk mendiskripsikan keterampilan berhitung sederhana anak tunagrahita sebelum diintervensi mendiskripsikan keterampilan berhitung sederhana anak tunagrahita sesudah diintervensi dan mendiskripsikan pengaruh Game Edukasi Matematika (GEMA) Berbasis CAI terhadap keterampilan berhitung sederhana anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra eksperimen one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah lima partisipan yang merupakan peserta didik tunagrahita ringan SLB C Autis Negeri Kedungkandang. Kegiatan penelitian ini terbagi menjadi tiga tahap pretest penberian treatment dan posttest. Hasil penelitian memaparkan rata-rata pretest dan posttest. masing-masing senilai 51 dan 81. Dengan nilai nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0 041 maka H1 diterima dan H0 ditolak Sehingga Game Edukasi Matematika (GEMA) Berbasis CAI berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan berhitung sederhana bagi anak tunagrahita di SLB C Autis Negeri Kedungkandang. Dari hasil yang telah diperoleh maka penelitian ini mampu menjadi rujukan bagi guru untuk menerapkan Game Edukasi Matematika (GEMA) Berbasis CAI dalam pembelajaran di kelas. Selain itu penelitian ini mampu menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya dalam mengembangkan penelitian baru berbasis game edukasi dalam pembelajaran bagi anak tunagrahita.