Tesis
Analisis penguasaan konsep siswa pada materi suhu dan kalor dengan pembelajaran inquiry laboratory model disertai contrasting cases / Enjang Mei Nandari
Abstrak
Penguasaan konsep merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran fisika. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep siswa masih tergolong rendah. Hal ini dikarenakan siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran fisika salah satunya adalah materi suhu dan kalor. Kesulitan tersebut disebabkan proses pembelajaran yang belum memfasilitasi siswa untuk membangun konsep secara optimal. Selain itu siswa juga kesulitan dalam menghubungkan antara pengetahuan konsep fisika dengan fenomena yang diamati. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa masih terdapat banyak siswa yang mengalami miskonsepsi pada materi suhu dan kalor. Untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa pada materi suhu dan kalor diterapkan pembelajaran inquiry laboratory model disertai contrasting cases. Melalui kegiatan eksperimen dan diskusi dalam pembelajaran inquiry laboratory model diharapkan dapat membantu siswa menemukan dan mengkonstruksi pengetahuan mereka sehingga penguasaan konsep siswa juga meningkat. Pembelajaran inquiry laboratory model yang dipadu dengan contrasting cases dapat membantu siswa untuk menemukan konsep-konsep penting untuk berbagai kasus yang berbeda. Hal tersebut dikarenakan contrasting cases merupakan metode instruksional yang menggunakan beberapa kasus yang berbeda untuk menjelaskan suatu konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguasaan konsep dan level penguasaan konsep siswa pada materi suhu dan kalor yang belajar menggunakan inquiry laboratory disertai contrasting cases. Penelitian ini menggunakan metode mixed method research dengan desain embedded experimental model. Subjek penelitian terdiri dari 36 siswa kelas XI MIA 4 SMA Negeri 1 Ngunut Tulungagung. Instrumen penelitian berupa tes penguasaan konsep yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara pretest-posttest dan observasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif uji Wilcoxon dan perhitungan N-gain serta effect size untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep siswa pada materi suhu dan kalor. Hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi peningkatan penguasaan konsep setelah belajar dengan inquiry laboratory model disertai contrasting cases. Hasil uji Wilcoxon penguasaan konsep menunjukkan adanya perbedaan hasil pretest dan posttest yang signifikan. Penguasaan konsep siswa mengalami peningkatan dengan N-Gain sebesar 0 58 termasuk dalam kategori sedang dan effect size sebesar 0 62 dengan kategori sedang. Berdasarkan alasan jawaban siswa pada soal berbentuk uraian diketahui bahwa terjadi peningkatan level penguasaan konsep siswa.