Skripsi
Penggunaan peta konsep untuk mengatasi miskonsepsi materi lingkaran dengan problem based learning pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Poncokusumo / Refah Maulidiyah
Abstrak
Kesalahan konsep matematika masih kerap kali ditemukan pada pemahaman unsur-unsur bagian definisi hingga teorema. Sementara peta konsep merupakan salah satu bahan pembelajaran berupa bagan sistematik yang menggambarkan pengertian konseptual dalam suatu simpulan pernyataan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan peran penggunaan peta konsep melalui model pembelajaran Problem Based Learning sebagai upaya mengatasi kesalahan konsep. Penelitian ini berfokus pada kesalahan konsep materi lingkaran pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Poncokusumo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan mixed method data hasil pre-test dan post-test dianalisis melalui uji t berpasangan. Sedangkan data kualitatif melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata pre-test sebesar 55.97 ada perbedaan sebesar 7.03 atau mengalami kenaikan sebesar 12.56% pada rata-rata post-test menjadi 63.00. Sementara pada uji t berpasangan diperoleh nilai Sig 0.002 lt alpha (0.05) serta thitung (3.352) gt ttabel (2.045). Hasil wawancara terhadap enam subjek yang dipilih melalui kategorisasi N-Gain diperoleh informasi bahwa peta konsep mampu memberikan siswa mendapat pengalaman baru materi lingkaran lebih mudah diingat dan terurut