Tesis
Pengembangan buku pengayaan berbasis literasi baca-tulis bermuatan kearifan lokal Kabupaten Belu untuk siswa Kelas IV Sekolah Dasar / Margarida A.S De Araujo
Abstrak
RINGKASAN De Araujo Susanti Arista Margarida. 2021. Pengembangan Buku Pengayaan Berbasis Literasi Baca-Tulis Bermuatan Kearifan Lokal Kabupaten Belu Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Tesis Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Imam Agus Basuki M.Pd. (2) Dr. Sri Untari M.Si. Kata kunci buku pengayaan literasi baca-tulis kearifan lokal kabupaten belu Buku pengayaan berbasis literasi baca tulis sangat diperlukan untuk menunjang buku teks pelajaran dan kegiatan literasi. Ketersediaan buku pengayaan berbasis literasi baca-tulis bermuatan kearifan lokal masih terbatas. Hal ini mengakibatkan siswa belum mengetahui dan mengenal dengan baik kebudayaan yang ada di daerahnya masing-masing khususnya di daerah Kabupaten Belu. Selain siswa guru juga mengalami keterbatasan ketika berupaya untuk mengajarkan siswa tentang kebudayaan di daerah Kabupaten Belu. Keterbatasan yang dialami siswa dan guru yaitu kurang tersedianya buku pengayaan yang memuat tentang kebudayaan daerah Kabupaten Belu. Penelitian ini menggunakan jenis research and development (R amp D) dengan model pengembangan berbasis produk yang menggunakan model Hanafin amp Peck yang terdiri dari 3 tahap yaitu (1) assess need (2) design (3) development/implementation. Instrument yang digunakan dalam penelitian berupa angket.Validator menguji tingkat kevalidan ditinjau dari aspek isi/materi bahasa dan desain/grafika. Praktisi/guru menguji kelayakan buku pada aspek materi dan aspek penyajian dan siswa enam orang pada uji kemenarikan produk berupa buku pengayaan berbasis literasi baca-tulis bermuatan kearifan lokal Kabupaten Belu dan siswa 27 orang menguji tingkat keefektifan produk buku pengayaan. Produk yang dikembangkan yaitu buku siswa. Buku siswa berisi materi tentang kebudayaan yang ada di kabupaten Belu. Buku siswa terdiri dari lima sub bab yaitu (1) Kabupaten Belu (2) cerita rakyat (keindahan gunung lakaan) (3) kesenian tradisional (tarian likurai) (4) makanan tradisional (jagung bose) dan (5) wisata kebudayaan (fulan fehan). Pada akhir setiap sub bab terdapat soal-soal penguasaan materi. Hasil penelitian pada uji validasi ahli materi bahasa dan desain/grafika terhadap produk dikualifikasikan layak untuk digunakan di sekolah dasar kelas IV. Adapun masukkan berupa kritikan dan saran untuk perbaikan produk pada aspek materi bahasa dan desain/grafika. Buku pengayaan disarankan untuk dikembangkan lebih lanjut pada waktu mendatang agar buku pengayaan ini dapat membantu siswa dalam mengenal mengetahui dan melestarikan kebudayaan yang ada di Kabupaten Belu serta buku ini dapat digunakan dalam pembelajaran di wilayah Kabupaten Belu secara luas.