Tesis
Kebiasaan membaca dan sumbangannya terhadap prestasi siswa: meta-analisis / Lillah Suci Ismarti
Abstrak
Kebiasaan membaca dapat dimaknai dengan sikap atau tingkah laku membaca seseorang yang berasal dari dalam diri atau terbentuk dari lingkungan dilakukan secara berulang terus-menerus dan konsisten. Prestasi siswa merupakan pencapaian siswa di bidang akademik yang diperoleh berdasarkan hasil kemampuan belajar berlatih dan ditunjukkan dengan adanya kemajuan atau peningkatan melalui usaha kesungguhan dan keuletan. Adanya kebiasaan membaca secara teratur dan berkesinambungan dapat menunjang prestasi siswa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan meta-analisis korelasi kebiasaan membaca dengan prestasi siswa melalui analisis artifacts. Hipotesis alternatif dari penelitian ini yaitu ada korelasi positif antara kebiasaan membaca dan prestasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis yang menggabungkan beberapa penelitian yang relevan baik berupa tema topik atau bidang dan kriteria tertentu untuk mensintesis kesimpulan dengan menggunakan hitungan statistik. Penelitian ini melibatkan dua variabel yaitu kebiasaan membaca sebagai variabel bebas dan prestasi siswa sebagai variabel terikat. Populasi literatur berjumlah 314.300 sedangkan sampel berjumlah 20 literatur. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca kritis terhadap temuan literatur yang telah diseleksi melalui kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis artifacts yang terdiri dari koreksi kesalahan pengambilan sampel (Bare-Bone-Meta-Analysis) dan kesalahan pengukuran digunakan dalam penelitian ini. . Terdapat 20 hasil penelitian dengan 42 studi dikumpulkan dan dianalisis. Hasil meta-analisis menunjukkan terdapat hubungan positif sebesar 0 330518697 antara kebiasaan membaca dan prestasi siswa. Teknik pengambilan sampel dianggap sudah mencukupi ( sigma 2e) sebesar 0 00228406 dan mendekati 0%. Kesalahan pengukuran dalam penelitian sebesar 0 9% maka hasil korelasi dapat diterima. Sementara itu kebiasaan membaca telah memberikan sumbangsih yaitu 1) kebiasaan membaca mampu menjadi sarana dan dasar bagi siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat dalam mencapai prestasi 2) kebiasaan membaca merupakan pola belajar yang terencana dan disengaja yang telah mencapai bentuk konsistensi terhadap pemahaman mata pelajaran akademik siswa dan 3) kebiasaan membaca merupakan treatment bersifat berkesinambungan konsisten dan berulang yang bermanfaat dalam proses pembelajaran dan evaluasi. Kebiasaan membaca mampu meningkatkan kognitif siswa yang dapat berpengaruh pada prestasi. Disarankan agar guru selalu berinovasi untuk mempertahankan kebiasaan membaca dan sebagai referensi untuk melakukan penelitian lanjutan yang melibatkan moderator.