Skripsi
Evaluasi pengembangan objek wisata pantai serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar / Epafras Juni Andana
Abstrak
ABSTRAK Andana Epafras Juni. 2020. Evaluasi Pengembangan Objek Wisata Pantai Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Skripsi. Program Studi Geografi Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu M.Si. (2) Ardyanto Tanjung S.Pd M.Pd Kata Kunci wisata pantai evaluasi pengembangan kajian geografis SWOT Kabupaten Blitar bagian Selatan merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia oleh sebab itu salah satu potensi yang dimiliki oleh Kabupeten Blitar adalah potensi pariwisata pantai. Pariwisata pantai merupakan salah satu kegiatan wisata alam yang memanfaatkan daerah pesisir pantai untuk kegiatan wisata. Pantai Serang merupakan salah satu objek wisata pantai unggulan yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata. Untuk menjadi sebuah objek wisata yang mampu bersaing dengan objek wisata lainnya khususnya objek wisata di Kabupaten Blitar maka potensi yang cukup besar ini seharusnya dapat dikelola dan dikembangkan dengan strategi dan evaluasi yang tepat dan sesuai dengan keragaman baik faktor internal maupun eksternal yang dimiliki berdasarkan kajian geografisnya baik fisik maupun non fisiknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan kondisi fisik objek wisata Pantai Serang dalam mendukung usaha pengembangan Pantai Serang (2) mengetahui usaha pengembangan yang telah dilakukan di objek wisata Pantai Serang dan (3) mengetahui arahan pengembangan yang tepat untuk pengembangan objek wisata Pantai Serang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini terbagi dalam tiga tahapan tahap pertama adalah tahap observasi awal untuk memperoleh data awal mengenai kondisi terkini objek penelitian tahap kedua merupakan tahap pengumpulan data tahap terakhir adalah analisis data dengan menggunakan teknik scorring tabulasi tunggal dan SWOT. Hasil dari penelitian ini adalah (1) kondisi fisik objek wisata pantai Serang sangat sesuai dan mendukung pengembangan Pantai Serang menjadi sebuah objek wisata (2) usaha pengembangan yang telah dilakukan oleh pengelola objek wisata Pantai Serang sudah cukup baik namun masih ada beberapa usaha yang masih perlu ditingkatkan terutama dalam hal kebersihan keamanan dan pemeliharaan fasilitas (3) pengembangan yang tepat untuk dilakukan adalah dengan memaksimalkan potensi yang ada baik kondisi fisik maupun unsur pengembangan yang telah ada untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung arahan strategi dan evaluasi yang dapat dilakukan adalah memberdayakan utamanya masyarakat sekitar untuk bersama-sama memelihara dan melestarikan sumberdaya wisata Pantai Serang dan membuka peluang pada pihak luar atau investor untuk menanamkan modalnya terutama untuk pengadaan sarana dan prasarana pendukung objek wisata. Saran yang dapat diberikan adalah (1) untuk Pemerintah Daerah terutama pengelola objek wisata Pemerintah daerah terutama pengelola objek wisata hendaknya lebih meningkatkan kinerjanya terhadap upaya pengembangan yang dilakukan. Selain peningkatan kinerja secara internal pemerintah juga dapat melibatkan masyarakat sekitar dalam proses pengembangan objek wisata Pantai Serang karena langsung maupun tidak masyarakat merupakan pihak yang juga mendapatkan keuntungan dari dikembangkannya Pantai Serang (2) untuk masyarakat sekitar diharapkan ikut berpartisipasi dalam pengembangan dan pelestarian objek wisata Pantai Serang (3) selain pemerintah dan masyarakat sebagai pihak pengelola pengunjung juga diharapkan ikut berpartisipasi dalam pengembangan objek wisata Pantai Serang seperti dalam hal menjaga kebersihan dan penyebaran informasi.