Skripsi
Penerapan model pembelajaran creative problem solving melalui blended learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa ix b pada pelajaran PPKN di SMPN 12 Malang / Alfian Fawaidil Wafa
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan partisipasi siswa kelas IX B di SMP Negeri 12 Malang pada mata pelajaran PPKn melalui penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) melalui Blended Learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas atau yang biasa disebut dengan PTK dengan 4 (empat) tahapan yaitu 1) perencanaan 2) pelaksanaan 3) pengamatan dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan catatan harian. Instrumen untuk pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi untuk mengukur tingkat keaktifan dan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah pada siswa. Data penelitian kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi peningkatan terhadap keaktifan siswa. Hal ini dibuktikan bahwa pada siklus I terdapat sebanyak 65% siswa mengalami peningkatan pada indikator keaktifan dan sebanyak 79% pada siklus II. Peningkatan juga terlihat pada indikator kedua yaitu berpikir kreatif sebesar 63% pada siklus I dan 77% pada siklus II. Pembelajaran CPS melalui blended learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Terdapat peningkatan presentasi ketuntasan pada tiap siklus. Pada pra siklus hanya 28% siswa yang dikategorikan tuntas 59% siswa pada siklus I dan 93% pada siklus II. Hasil belajar PPKn kelas IX B termasuk dalam kategori tuntas apabila mencapai diatas KKM 72.