Tesis
Peran badan usaha milik Desa dan implikasinya bagi penguatan ekonomi masyarakat (studi kasus badan usaha milik Desa “jusera” di Desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek) / Eka Bayu Setya Putra
Abstrak
Pembangunan pedesaan memegang peranan penting dalam konteks pembangunan nasional karena mencakup sebagian besar wilayah nasional. Sekitar 70% penduduk Indonesia tinggal di pedesaan Oleh karena itu pembangunan masyarakat pedesaan harus terus ditingkatkan melalui pengembangan kemampuan sumber daya manusia. Kapasitas SDM pedesaan perlu terus ditingkatkan untuk mengembangkan kreativitas dan aktivitas serta memiliki kesadaran lingkungan yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) meningkatkan Penguatan Masyarakat Desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomonologi. Teknologi Pengumpulan data arsip yang digunakan dalam penelitian ini Penelitian meliputi observasi wawancara dan pencatatan data Analisis melalui analisis deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan landasan teori pembangunan pedesaan landasan teori Pemberdayaan masyarakat landasan teori ekonomi Atas dasar populisme dan teori BUMDES. Hasil penelitian Tunjukkan efek Badan Usaha Milik Desa ldquo JUSERA rdquo Di Desa Ngadirejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek Sudah sangat baik dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun pengelolaan BUMDES Jusera belum dikelola secara optimal sehingga peneliti menyarankan untuk peningkatan pelatihan dan pemanfaatan potensi desa untuk meningkatkan kualitas sumber daya Sumber daya manusia peningkatan anggaran dan peran aktif masyarakat untuk memperbaiki dan memaksimalkan peran BUMDes Jusera. Program yang ada di BUMDes Jusera sudah terdapat arah pemberdayaan masyarakat dilibatkan partispasi dalam program tersebut yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi. Dari sini dapat dilihat bahwa BUMDes Jusera sudah berperan dalam meningkatkan ekonomi yaitu pada peningkatan pendapatan penduduk dan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang terlibat pada program infrastruktur yang baik dan peningkatan penerimaan asli desa setiap tahunnya dari pembagian keuntungan BUMDes Jusera. Meskipun sudah berjalan dengan baik tingkat partisipasi masyarakat dalam program BUMDes masih rendah. Peran BUMDes hanya dirasakan oleh masyarakat yang terlibat saja dalam unit-unit usaha yang ada. Namun apabila ditinjau dari segi pengelolaan BUMDES ini masih terkendala dalam perekrutan karyawan atau pengelola masih sedikit masyarakat yang berminat menjadi pengelola dikarenakan belum ada kejelasan gaji tetap hal ini yang menyebabkan unit usaha belum berjalan secara maksimal selain itu peran serta masyarakat Desa Ngadirejo masih dirasa kurang dalam memaksimalkan potensi daerah.