Skripsi
Hubungan kepemimpinan situasional kepala sekolah dan motivasi kerja dengan kinerja guru di SMA Negeri se Kabupaten Tulungagung / Novia Norhaslinda Binti Minto
Abstrak
Kinerja guru merupakan salah satu penentu keberhasilan pendidikan di sekolah karena guru adalah orang yang langsung melakukan proses pembelajaran dengan peserta didik. Kinerja guru tentunya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang dapat mempengaruhi kinerja guru dapat dibagi menjadi dua yaitu kelompok internal dan eksternal. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam diri guru yaitu motivasi. Sedangkan faktor eksternal merupakan dari luar atau lingkungan guru itu sendiri seperti kepemimpinan kepala sekolah. Motivasi kerja dan kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor pendukung dalam menciptakan kinerja guru yang baik. Kepemimpinan situasional yang tepat diberikan kepala sekolah kepada guru dapat membuat guru percaya diri dengan kemampuannya dalam bekerja. Selain itu motivasi dibutuhkan guru dalam melakukan pekerjaannya dengan motivasi kerja yang baik maka guru akan melakukan tugasnya dengan baik juga karena motivasi adalah dorongan yang diberikan oleh kepala sekolah ataupun guru lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) mengetahui tingkat kepemimpinan situasional di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung (2) mengetahui tingkat motivasi kerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung (3) mengetahui tingkat kinerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung (4) mengetahui hubungan kepemimpinan situasional dan kinerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung (5) mengetahui hubungan motivasi kerja dan kinerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung dan (6) mengetahui hubungan kepemimpinan situasional dan motivasi kerja dengan kinerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung dengan responden guru sebanyak 254. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket tertutup. Analisis dalam penelitian ini terdiri dari (1) analisis deskriptif (2) analisis korelasi Product Moment Pearson dan (3) korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kepemimpinan situasional di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung berada pada kategori sedang (2) motivasi kerja di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung berada pada kategori sedang (3) kinerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung berada pada kategori sedang (4) terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan situasional dengan kinerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung (5) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung dan (6) terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan situasional dan motivasi kerja dengan kinerja guru di SMA Negeri se-Kabupaten Tulunagung Saran penelitian ini ditujukan kepada (1) Kepala SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung agar dapat menerapkan dan mengembangkan kepemimpinan situasional kepala sekolah serta memperhatikan setiap kinerja guru dan memberikan guru untuk mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kinerja guru (2) Guru SMA Negeri se-Kabupaten Tulungagung agar selalu meningkatkan kinerjanya baik dalam komitmen tingkat produktivitas kedisiplinan dan efektivitas dalam pelaksanaan tugas (3) Ketua Jurusan Administrasi Pendidikan agar menambah bahan referensi mengenai kepemimpinan situasional motivasi kerja dan kinerja guru untuk memperbanyak bahan pustaka dalam perkuliahan dan penelitian dengan variabel yang sama dan (4) Peneliti lain dapat menggunakan penelitian ini sebagai acuan penelitian selanjutnya dan dapat dikembangkan pada subjek yang lebih luas seperti jenjang pendidikan yang berbeda ataupun di kantor pemerintahan