Skripsi
Efektivitas penggunaan ekstrak kulit pisang rajanangka sebagai capping agent dalam sintesis nanopartikel zno serta uji aktivitas sebagai antibakteri / Muhammad Ary Fikriansyah
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penggunaan ekstrak kulit pisang Rajanangka dalam sintesis nanopartikel ZnO mengkarakterisasi nanopartikel ZnO hasil sintesis dan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram positif dan negatif. Terdapat empat tahapan penelitian yaitu 1) Ekstraksi senyawa-senyawa metabolit sekunder dari kulit pisang Rajanangka 2) Uji fitokimia ekstrak kulit pisang Rajanangka meliputi uji polifenol saponin alkaloid dan flavonoid 3) Sintesis nanopartikel ZnO menggunakan ekstrak kulit pisang Rajanangka dan tanpa ekstrak kulit pisang Rajanangka 4) Karakterisasi nanopartikel ZnO menggunakan XRD SEM PSA dan Uji Antibakteri. Hasil XRD nanopartikel ZnO yang disintesis menggunakan ekstrak kulit pisang Rajanangka memiliki kristalinitas lebih tinggi (70 14%) dibandingkan tanpa ekstrak kulit pisang Rajanangka (67 18%). Pengujian SEM nanopartikel ZnO hasil sintesis memiliki bentuk morfologi seperti ldquo batang rdquo nanopartikel ZnO yang disintesis menggunakan ekstrak kulit pisang Rajanangka tidak mengalami (penggumpalan) aglomerasi. Karakterisasi PSA nanopartikel ZnO yang disintesis menggunakan ekstrak kulit pisang Rajanangka memiliki distribusi ukuran partikel lebih kecil (289 2 nm) dibandingkan tanpa ekstrak kulit pisang Rajanangka (469 4 nm). Selain itu aktivitas antibakteri nanopartikel ZnO yang disintesis menggunakan ekstrak kulit pisang Rajanangka memiliki diameter zona hambat lebih besar terhadap bakteri Bacillus subtilis (1 40 mm) dan bakteri Pseudomonas aeruginosa (2 58 mm) dibandingkan tanpa ekstrak kulit pisang Rajanangka terhadap bakteri Bacillus subtilis (1 28 mm) dan bakteri Pseudomonas aeruginosa (1 78 mm). Dapat disimpulkan bahwa nanopartikel ZnO yang disintesis menggunakan ekstrak kulit pisang Rajanangka memiliki kualitas yang lebih baik.