UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan pemahaman konsep sistem kendali elektromagnetik dengan penerapan model CTL dibandingkan dengan model PBL menggunakan trainer pada siswa kelas XI titl di SMK Negeri 2 Probolinggo / Yohan Ardiansyah

Ardiansyah, Yohan - Nama Orang;

Abstrak
Ardiansyah Yohan. 2021. Perbedaan pemahaman konsep Sistem Kendali Elektromaknetik dengan penerapan model pembelajaran CTL dibandingkan dengan model pembelajaran PBL menggunakan trainer pada siswa kelas XII Jurusan TITL di SMK Negeri 2 Probolinggo. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Yuni Rahmawati S.T. M.T. (II) Drs. Hari Putranto M.Pd. Kata Kunci Pemahaman Konsep Contextual Teaching and Learning Probing Problem Based Learning Sistem Kendali Elektromagnetik Pendidikan tidak dapat dipisahkan dari proses belajar yang bertujuan untuk mengembangkan potensi manusia secara maksimal baik dari aspek afektif kognitif dan psikomotorik. Pada era globalisasi pendidikan memegang kunci utama agar bisa menghadapi persaingan ketat. Berdasarkan observasi di Jurusan TITL di SMK Negeri 2 Probolinggo diperoleh guru masih menerapkan pembelajaran yang kurang memanfaatkan sarana pembelajaran dan lebih di dominan oleh seorang guru dari pada siswa menjadikan siswa kurang begitu diberikan kesempatan untuk memikirkan dan menemukan konsepnya sendiri. Untuk meningkatkan pemahaman konsep pada siswa mata pelajaran Sistem Kendali Elektromagnetik maka penelitian ini menggunakan model pembelajarn 1) Problem Based Learning dipadu dengan menggunakan trainer 2) Contextual Teaching and Learning dipadu dengan menggunakan trainer. Dimana model pembelajaran Problem Based Learning adalah merupakan model pembelajaran untuk memecahkan suatu masalah. Dalam model ini siswa dituntut dapat memecahkan masalah sendiri agar siswa lebih paham dengan materi yang di pelajari. Dan model Contextual Teaching and Learning memiliki konsep pembelajaran yang membantu guru mengaitkan materi yang diajarkan dengan keadaan nyata dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya. Triner Elektromagnetik merupakan trainer atau alat yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran dan sarana pendukung interaksi antara siswa dengan materi yang diajarkan. Melalui trainer siswa dapat menerapkan pengetahuan yang di peroleh untuk diterpkan pada praktikum. Trainer ini berisikan komponen-komonen system kendali elektromekanik. Metode pengambilan nilai kemampuan pemecahan masalah di ambil melalui nilai Pretest sebagai nilai acuan kemampuan pemecahan masalah dan nilai Posttest sebagai nilai akhir kemampuan pemecahan masalah setelah dilakukan perlakuan. Untuk jumlah kelas yang digunakan adalah dua kelas eksperimen dimana kelas eksperimen 1 XII jurusan TITL 1dan kelas eksperimen 2 XII Jurusan TITL 2.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, 2022.
Deskripsi Fisik
xiii, 71 lembar : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
0651/RS/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. SISTEM KONTROL - PEMAHAMAN KONSEP
2. SISTEM KONTROL - MODEL PEMBELAJARAN
3. CONTROL SYSTEM - CONCEPTS COMPREHENSION

Pembimbing
1. Dr. Yuni Rahmawati, S.t., M.t.;2. Drs. Hari Putranto, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik