Skripsi
Pertambahan bobot badan dan kandungan lemak akibat perbedaan cara pemeliharaan pada otot dada ayam broiler / Nur Diniyah
Abstrak
Abstrak Diniyah N. 2022. Pertambahan Bobot Badan dan Kandungan Lemak Akibat Perbedaan Cara Pemeliharan pada Ayam Broiler. Skripsi. Departemen Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (I) Dr. H. Abdul Gofur M.Si Dosen Pembimbing (II) Ajeng Daniarsih S.Si M.Si. Ayam memiliki beberapa cara pemeliharaan yaitu intensif dan semi intensif. Umumnya cara pemeliharaan ayam broiler dilakukan secara intensif dengan sepenuhnya berada di kandang. Berbeda dengan intensif pemeliharaan secara semi intensif berada di kandang 50% dan memiliki wilayah jelajah 50% untuk ayam mendapatkan kebebasan dan sumber pakan tambahan. Melalui perbedaan cara pemeliharaan diharapkan dapat mengetahui pertambahan bobot badan dan kandungan lemak otot dada ayam broiler yang dihasilkan dari penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan pemeliharaan DOC (Day Old Chick) hingga usia 3 minggu kemudian dibagi menjadi kelompok perlakuan intensif dan perlakuan semi intensif. Kedua perlakuan tersebut dilakukan hingga ayam berusia 6 minggu. Selama tahap perlakuan berlangsung dilakukan penimbangan dengan interval waktu 2 hari. Ayam berusia 6 minggu dipotong dan diambil otot dada untuk diuji analisis kandungan lemak. Pemeliharaan dan tahap perlakuan ayam berlangsung pada bulan Juni-Juli 2022. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 18 ekor ayam. Analisis statistik penelitian ini menggunakan Mann-Whitney. Hasil penelitian tidak berpengaruh nyata (P gt 0 05) di pertambahan bobot badan begitu pula dengan kandungan lemak yang tidak menunjukkan pengaruh yang nyata (P gt 0 05). Dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa perbedaan cara pemeliharaan tidak mempengaruhi pertambahan bobot badan dan kandungan lemak otot dada ayam broiler.