Skripsi
Evaluasi kerentanan air tanah terhadap air laut menggunakan metode galdit di Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya / Basofi Andri Safianto
Abstrak
Evaluasi Kerentanan Air Tanah Terhadap Air Laut Menggunakan Metode Galdit di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya Basofi Andri Saifanto1) Sugeng Utaya 2) Ferryati Masitoh 3) 1)Mahasiswa Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang Malang 2)Dosen Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang Malang 3)Dosen Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang Malang ABSTRAK Kerentanan air tanah merupakan ukuran kemampuan air tanah dapat bertahan terhadap polusi yang terjadi di lapisan permukaan tanah sampai lapisan akuifer. Penurunan kualitas airtanah pada sumur milik warga merupakan indikasi awal terjadi peningkatan kadar salinitas pada airtanah. Tujuan melakukan penelitian ini adalah untuk melakukan identifikasi parameter yang berpengaruh terhadap kerentanan airtanah dan mengevaluasi kerentanan airtanah menggunakan metode GALDIT di Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya. Kerentanan airtanah diketahui dengan menerapkan metode pembobotan yang dapat menilai kerentanan airtanah. Metode pembobotan yang dimaksud merupakan pembobotan numerik untuk menilai potensi intrusi airtanah di wilayah penelitian dalam hal ini khususnya wilayah pesisir. Berdasarkan hasil analisis diketahui ketinggian muka airtanah di atas air laut termasuk rendah sedangkan pengaruh intrusi air laut cukup berpengaruh terhadap kondisi airtanah. Kerentanan airtanah paling tinggi terhadap intrusi air laut sebagian besar mencakup wilayah pesisir timur yang berbatasan langsung dengan muka garis pantai (Shore). Wilayah di pesisir Kecamatan Sukolilo merupakan daerah dengan tingkat kerentanan airtanah yang tinggi. Faktor yang berpengaruh penting dalam penelitian untuk mengetahui atau menentukan kerentanan akuifer terhadap intrusi air laut yaitu pengaruh intrusi air laut ketinggian muka air tanah dan jarak terhadap garis pantai.