Tugas Akhir
Perencanaan desain green building pada rumah tinggal profesi / Aullia Adyan Nawang Wulan
Abstrak
Green Building merupakan salah satu konsep pembangunan berkelanjutan yang dapat membantu mengurangi dampak dari terjadinya pemanasan global. Di Indonesia standard acuan untuk penilaian kriteria Green Building yaitu Greenship yang dikembangkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) terdapat 6 (enam) aspek dalam penerapan Green Building berdasarkan perangkat Greenship meliputi Tepat guna lahan efisiensi dan konservasi energi konservasi air sumber siklus material kesehatan kenyamanan ruang dan manajemen lingkungan bangunan. Pada rumah tinggal profesi yang bertemakan modern minimalis ini mengambil dua aspek dalam perencanaan untuk menciptakan bangunan yang bertemakan green building menurut GBCI yaitu tepat guna lahan dan efisiensi dan konservasi energi. Didalam GBCI bangunan green builing harus memiliki RTH sebesar 30%-50% dari luas banguna yang ada. Pada rumah tinggal profesi ini bangunan memiliki total luas lahan sebesar 400m sup2 dengan luas bangunan 400m sup2 untuk dua lantai dan luas taman yang di gunakan untu RTH sebesar 200m sup2 . Selain itu penataan dan perancangan tataletak ruang dalam rumah juga harus diperhatikan agar semua ruang dapat mendapatkan sirkulasi dan pencahayaan yang bagus untuk penghuni didalam nya. Pada rumah tinggal profesi ini untuk pencahayaan dan penghawaan lebih diutamakan menggunakan pencahayaan dan penghawaan secara alami dengan cara memanfaatkan bukaan yang ada pada bangunan. Hasil yang diperoleh dari analisa pencahayaan pada rumah tinggal profesi ini yaitu sekitar 120- 350 lux dalam satu ruangan. Hasil tersebut diperoleh dengan menggunakan aplikasi analisa pencahayaan dialux. Sedangkan untuk penghawaannya menggunakan penghawaan alami dengan menggunakan single opening dan two opening adjacent wall. Untuk posisi bukaan menyesuaikan dengan posisi letak jendela karena perputaran arah angin di Indonesia terkadang tidak stabil menyesuaikan lokasi daerah bangunan tersebut.