Tugas Akhir
Studi pelaksanaan pelebaran jalan pada proyek pembangunan Jalan Lintas Selatan Lot 8 Jarit-Puger / Ridwan Hanafi
Abstrak
Pekerjaan pelebaran jalan merupakan pekerjaan penambahan lebar perkerasan lama sampai dengan lebar perkerasan yang direncanakan. Dalam pelaksanaannya pekerjaan pelebaran jalan memiliki beberapa tahapan yang berbeda dengan pekerjaan pembangunan jalan baru pada umumnya. Hal inilah yang menjadikan latar belakang bagi penulis untuk mejadikanya ide dalam penyusunan Tugas Akhir yang berjudul ldquo Studi Pelaksanaan Pelebaran Jalan Pada Proyek Pembangunan Jalan Lintas Selatan Lot 8 Jarit-Puger rdquo . Berdasarkan latar belakang tersebut didapatkan dua rumusan masalah dalam penyusunan Tugas Akhir yaitu bagaimana perhitungan durasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pelebaran jalan Dan bagaimana metode pelaksanaan yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan pelebaran jalan Sesuai dengan permasalahan di atas penulisan Tugas Akhir ini memiliki dua tujuan. Tujuan pertama yaitu untuk mendeksripsikan bagaimana perhitungan durasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan pelebaran jalan. Tujuan kedua yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana metode pelaksanaan yang digunakan pada pekerjaan pelebaran jalan. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini diperlukan rancangan studi atau metode studi. Rancangan studi merupakan bagian penting dalam sebuah perencanaan atau pelaksanaan kegiatan. Rancangan studi yang dilaksanakan diantaranya studi literatur observasi lapangan pengumpulan data (primer dan sekunder) pengolahan data studi analisis data studi menyusun metode pelaksanaan pekerjaan dan kesimpulan. Kesimpulan yang didapatkan dari analisis dan pembahasan yang sudah dilaksanakan yaitu Durasi pekerjaan yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pelebaran jalan yaitu selama 126 hari dengan jumlah jam kerja per-hari 8 jam. Selain itu terdapat perbedaan terhadap pelaksanaan pekerjaan pelebaran jalan dengan pembangunan jalan baru pada umumnya. Perbedaan tersebut terletak pada pekerjaan pengupasan permukaan aspal lama dan galian atau cutting aspal existing pada jalan yang berhubungan langsung dengan konstruksi jembatan.