Skripsi
Faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan metode kontrasepsi non jangka panjang pasangan usia subur Kelurahan Gadingrejo Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan / Rizka Nuur Aziizah
Abstrak
Penggunaan kontrasepsi adalah cara yang dilakukan dalam program KB untuk mencegah dan membatasi fertilitas ataupun menunda kehamilan sehingga dapat menekan laju pertumbuhan penduduk. Tingginya angka pencapaian akseptor KB Non MJKP sebab alat kontrasepsi ini cenderung lebih murah dibandingkan dengan biaya yang diperlukan untuk kontrasepsi MKJP maka tidak heran penduduk Indonesia khususnya perempuan usia subur menentukan memakai metode Non MKJP. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab pasangan usia subur (PUS) di Kelurahan Gadingrejo Kecamatan Gadingrejo Pasuruan mengambil keputusan memilih metode kontrasepsi non jangka panjang (Non MKJP). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan model Cross Section. Populasi penelitian berjumlah 1143 jiwa dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling ditemukan 92 sampel responden. Variabel yang diteliti yaitu faktor sosial ekonomi dan demografi. Data analisis dengan teknik regresi logistik dengan nilai signifikan (Sig lt 0.05). Hasil uji regresi didapatkan tiga faktor signifikan yakni pendidikan (Sig 0.008) pekerjaan (Sig 0.005) dan lama pemakaian kontrasepsi (Sig 0.001). Faktor pendidikan pekerjaan dan lama pemakaian kontrasepsi mempengaruhi responden dalam pemilihan alat kontrasepsi Non MKJP.