Tesis
Pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal masyarakat pulau flores bagi mahasiswa program studi s1 PPKN Universitas Negeri Malang / Maria Fransiska Ugha Buu
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal sebagai suplemen pembelajaran mata kuliah Pendidikan Karakter dan Moral Pancasila berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Flores yang layak praktis dan efektif. Berdasarkan tujuan maka fokus penelitian terarah pada tiga aspek yakni (1) memastikan kelayakan bahan ajar elektronik melalui validasi para ahli (2) memastikan kepraktisan bahan ajar elektronik melalui angket respon mahasiswa dan (3) memastikan keefektifan bahan ajar elektronik melalui hasil pre-test dan pos-test. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan (R amp D) berdasarkan adaptasi langkah-langkah model Borg amp Gall yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Langkah-langkah tersebut terdiri dari penelitian pendahuluan perencanaan produk validasi ahli revisi 1 uji coba kelompok kecil revisi 2 uji coba kelompok besar dan revisi akhir. Teknik pengumpulan berdasarkan angket analisis kebutuhan hasil validasi para ahli angket respon mahasiswa serta hasil pre-test dan pos-test. Analisis data menerapkan analisis deskripktif dimana data kuantitatif yang telah dianalisis diterjemahkan juga secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Kearifan Lokal Pada Mata Kuliah Pendidikan Karakter dan Moral Pancasila mencapai rata-rata kelayakan oleh validasi praktisi 90% dengan kategori sangat layak validasi ahli materi 78% dengan kategori layak validasi ahli bahan ajar 80% dengan kategori layak dan validasi ahli bahasa 92% dengan kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan bahan ajar elektronik pada uji coba kelompok kecil mencapai 90% dengan kategori sangat praktis dan uji coba kelompok besar mencapai 89% dengan kategori sangat praktis sedangkan keefektifan bahan ajar elektronik memiliki perubahan positif dimana hasil pre-test yang awalnya 74 88% mengalami kenaikan pada hasil pos-test sebesar 87 35%. Sejalan dengan hasil analisis data peneliti menyimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar elektronik berbasis kearifan lokal masyarakat pulau Flores pada mata kuliah Pendidikan Karakter dan Moral Pancasila dinyatakan layak praktis dan efektif sehingga dapat digunakan sebagai suplemen dalam pembelajaran mata kuliah Pendidikan Karakter dan Moral Pancasila.