UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Profil komunikasi matematis tulis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya belajar / Mohammad Romdhon Baehaqi

Baehaqi, Mohammad Romdhon - Nama Orang;

Abstrak
Komunikasi matematis merupakan kemampuan siswa dalam menyampaikan informasi ide atau gagasan matematika yang dimiliki dengan menggunakan simbol gambar dan kata-kata matematis baik secara lisan maupun tulisan secara rinci sehingga dapat dipahami oleh orang lain. Siswa yang memiliki komunikasi matematis yang baik mampu menciptakan representasi yang beragam dan menemukan alternatif penyelesaian masalah dengan lebih mudah. Komunikasi matematis pada penelitian ini berfokus pada komunikasi matematis tulis. Untuk melihat komunikasi matematis tulis siswa dalam menyelesaikan masalah dapat berupa simbol kata atau gambar. Kebanyakan guru matematika cenderung menggunakan tes tulis untuk mengukur pemahaman siswa hal ini dikarenakan lebih mudah dalam mengevaluasi pemahaman siswa menggunakan tes tulis. Komunikasi matematika siswa dalam meyelesaikan masalah matetamtika dapat berbeda-beda sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki. Gaya belajar memegang peranan penting dalam proses belajar. Karena setiap siswa memiliki gaya belajarnya masing-masing untuk memperdalam pemahamannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan profil komunikasi matematis tulis siswa dalam menyelesaikan masalah ditinjau dari gaya belajar gaya belajar yang dimaksud adalah gaya belajar visual auditrial dan kinestetik. Indikator komunikasi matematis tulis yang digunakan dalam penelitian ini mengadaptasi indikator NCTM pada tahapan penyelesaian masalah Polya. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gresik. Subjek penelitian ini adalah 6 siswa yang terdiri dari 2 siswa bergaya belajar visual 2 siswa bergaya belajar auditorial dan 2 siswa bergaya belajar kinestetik yang telah menyelesaikan tes komunikasi matematis tulis yang diberikan hingga memperoleh selesaian akhir dan mempertimbangkan saran guru matematika terkait siswa yang aktif dalam pembelajaran dan dapat berkomunikasi secara tulis dan lisan dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan profil komunikasi matematis tulis siswa dengan gaya belajar visual cenderung lengkap profil komunikasi matematis tulis siswa dengan gaya belajar auditorial cenderung tidak lengkap karena tidak menuliskan kesimpulan sesuai permasalahan dan profil komunikasi matematis tulis siswa dengan gaya belajar kinestetik cenderung tidak lengkap ketika memahami masalah melaksanakan rencana penyelesaian serta memeriksa kembali. Pada tahap memahami masalah siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial dapat mendeskripsikan informasi dengan jelas dan lengkap yaitu menuliskan hal-hal yang diketahui dan ditanyakan menggunakan kata-kata sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik tidak menuliskan hal-hal ynag diketahui secara jelas dan tidak lengkap serta cenderung tidak menuliskan apa yang ditanyakan. Pada tahap membuat rencana penyelesaian siswa dengan gaya belajar visual auditorial dan kinestetik dapat menuliskan langkah penyelesaian dengan membuat permisalan menulis model matematika dengan benar menghubungkan model matematika dengan metode pada konsep SPLDV dan mencari apa yang ditanyakan dari soal dengan operasi hitung yang sesuai namun dalam membuat permisalan masih kurang tepat. Pada tahap melaksanakan rencana penyelesaian siswa dengan gaya belajar visual menyelesaikan masalah menggunakan metode gabungan (eliminasi-substitusi) namun tidak menuliskan proses eliminasi secara detail sedangkan siswa dengan gaya belajar auditorial menggunakan metode gabungan eliminasi serta substitusi dan siswa dengan gaya belajar kinestetik menggunakan metode gabungan dan eliminasi. Selain itu siswa dengan gaya belajar visual auditorial dan kinestetik dapat menggunakan simbol matematis ketika menyelesaikan masalah meskipun siswa dengan gaya belajar visual dan kinestetik menggunakan simbol implikasi yang seharusnya tidak perlu dituliskan. Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik. Pada tahap memeriksa kembali siswa dengan gaya belajar visual dapat menuliskan kesimpulan pada penyelesaian masalah dengan tepat sedangkan siswa dengan gaya belajar auditorial dan kinestetik tidak mengominikasikan ide matematisnya karena tidak menuliskan kesimpulan sesuai permasalahan.


Informasi Detail
DDC
Rt 510.76 BAE p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2022.
Deskripsi Fisik
xiv, 141 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00080/RT/23
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek

Pembimbing
1. Dr. I Nengah Parta, S.pd, M.si ; 2. Drs. Tjang Daniel Chandra, M.si, Ph.d.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik