Skripsi
Kontribusi beban akademik dan manajemen waktu terhadap kejenuhan akademik peserta didik SMKN 6 Malang / Anisa Hayatuz Zahroh
Abstrak
Kejenuhan akademik merupakan kondisi kelelahan fisik dan psikis yang dapat menghambat keberhasilan peserta didik dalam belajar kondisi ini disebabkan suasana belajar yang kaku keras dan menuntut banyak hal. Adanya kesenjangan antara kondisi yang dialami individu dengan lingkungan dan jenis tuntutan tugas menyebabkan individu mengalami hambatan dalam menjalankan tugas secara optimal sehingga berujung pada timbulnya kejenuhan akademik. Beban akademik dan manajemen waktu merupakan salah satu faktor yang dapat mengakibatkan timbulnya kejenuhan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi beban akademik dan manajemen waktu terhadap kejenuhan akademik peserta didik SMKN 6 Malang. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan sampel sebanyak 310 peserta didik SMKN 6 Malang dengan penarikan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Pemilihan teknik ini didasarkan pada karakteristik anggota populasi yang tidak homogen dan berstrata. Pengumpulan data menggunakan inventori kejenuhan akademik inventori beban akademik dan inventori manajemen waktu. Ketiga instrumen telah dinyatakan valid dan layak digunakan untuk mengukur variabel penelitian. Inventori kejenuhan akademik dengan 9 item valid dan nilai reliabilitas 0 738 iventori beban akademik memiliki 23 item valid dan nilai reliabilitas sebesar 0 783 serta inventori manajemen waktu memiliki 18 item valid dan nilai reliabilitas sebesar 0 821. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 16 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi beban akademik terhadap kejenuhan akademik sebesar 0 00 yang berarti terdapat kontribusi beban akademik terhadap kejenuhan akademik sehingga hipotesis pertama diterima terdapat kontribusi signifikan antara beban akademik terhadap kejenuhan akademik peserta didik SMKN 6 Malang dan nilai signifikansi manajemen waktu terhadap kejenuhan akademik sebesar 0 135 yang berarti tidak terdapat kontribusi manajemen waktu terhadap kejenuhan akademik sehingga hipotesis 2 ditolak tidak terdapat kontribusi signifikan antara manajemen waktu terhadap kejenuhan akademik peserta didik SMKN 6 Malang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat membantu konselor dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling berkaitan SKKPD aspek kematangan intelektual khususnya pada aspek kejenuhan akademik beban akademik dan manajemen waktu. Kemudian untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lanjutan terhadap subjek dan aspek yang lebih luas agar dapat digeneralisasikan