UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengembangan modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase untuk Mahasiswa s1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang / Lavita Permata Arni Sari

Sari, Lavita Permata Arni - Nama Orang;

Abstrak
Buku teks yang digunakan dalam proses pembelajaran Mata Kuliah Hak Asasi Manusia kurang menghadapkan mahasiswa antara persoalan nyata materi pembelajaran. Permasalahan minimnya bahan ajar yang digunakan dalam Mata Kuliah Hak Asasi Manusia menunjukkan bahwa dibutuhkan suatu inovasi untuk menunjang kegiatan pembelajaran agar dapat berjalan efektif. Pengembangan modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase merupakan salah satu inovasi yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan kemandirian serta hasil belajar mahasiswa. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase serta menguji kelayakan kemenarikan dan keefektifan modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan Borg dan Gall yang terdiri atas 10 tahapan meliputi pengumpulan informasi perencanaan penyusunan draft produk uji validitas revisi produk uji kelompok kecil revisi produk uji kelompok besar revisi produk final dan desiminasi. Penelitian ini hanya mengikuti sampai tahap kesembilan saja karena untuk memenuhi tugas akhir. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dokumentasi angket dan tes. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar observasi lembar angket validator ahli lembar angket mahasiswa serta soal pre-test dan post-test. Uji kelayakan diperoleh dari hasil angket validator ahli materi ahli media dan ahli pembelajaran. Uji kemenarikan diperoleh dari hasil angket respon mahasiswa pada uji coba kelompok kecil dan kelompok besar. Uji keefektifan dinilai dari hasil penilaian pre-test dan post-test. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan persentase berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Uji Kelayakan terhadap modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase didasarkan pada hasil validasi yang dilakukan ahli materi ahli media dan ahli pembelajaran. Persentase hasil validasi ahli materi yaitu 84 8% dalam kriteria layak. Hasil validasi ahli media diperoleh persentase rata-rata sebesar 93 3% dengan kriteria sangat layak. Persentase hasil validasi ahli pembelajaran yaitu 83 3% termasuk dalam kriteria layak. Materi yang disajikan dalam modul layak digunakan karena sesuai dengan capaian pembelajaran mata kuliah. Modul yang dikembangkan telah layak digunakan dalam pembelajaran karena memiliki desain dan tampilan yang sesuai dengan karakteristik mahasiswa. Komponen pembelajaran yang disajikan dalam modul telah layak sesuai dengan model learning cycle 7 fase yang menekankan pada kemandirian belajar agar mahasiswa mampu mengkonstruk pengetahuannya sendiri. Uji kemenarikan terhadap modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase didasarkan dari hasil respon mahasiswa pada uji coba kelompok kecil sejumlah 8 orang dan uji coba kelompok besar sejumlah 47 orang. Persentase hasil uji coba kelompok kecil yaitu 98 5% termasuk dalam kriteria sangat layak dan tidak perlu dilakukan revisi. Hasil uji coba kelompok besar memperoleh skor persentase yaitu 94 7% termasuk kriteria sangat menarik dan tidak perlu dilakukan revisi. Hal ini menunjukkan bahwa tampilan dari modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase secara umum menarik apabila digunakan dalam proses pembelajaran. Modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase dapat dijadikan sebagai sumber referensi karena memiliki desain yang interaktif dan inovatif. Uji keefektifan terhadap modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase didasarkan pada hasil pre-test dan post-test pada uji coba kelompok besar. Hasil nilai pre-test memperoleh rata-rata sebesar 67 38 dan post-test sebesar 83 21. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa pada sebelum dan setelah menggunakan modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase yaitu 15 83. Modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase dikatakan efektif karena mampu meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Hasil dari uji Paired Sample t-test menggunakan SPSS 26.0 for windows menunjukkan bahwa nilai signifikan lt 0 05 maka dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil belajar mahasiswa sebelum dan setelah menggunakan modul peradilan hak asasi manusia internasional berbasis learning cycle 7 fase.


Informasi Detail
DDC
Rt 323.4078 SAR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), 2022.
Deskripsi Fisik
xx, 230 lembar : ilus. ; 30cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00021/RT/23
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. HAK ASASI MANUSIA - MODUL PEMBELAJARAN
2. HUMAN RIGHTS - LEARNING MODULE

Pembimbing
1. Prof. Dr. H. Sukowiyono, S.h., M.hum; 2. Dr. Siti Awaliyah, S.pd, M.hum
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik