Skripsi
Model problem based learning dengan blended learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa / Elisa Kusumawati
Abstrak
Salah satu dampak dari pandemi covid-19 yaitu kurangnya peran guru dalam pembelajaran sehingga menurunkan kualitas pembelajaran khususnya siswa kelas VIII-A SMPN 19 Malang memiliki kemampuan pemecahan matematis yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model Problem Based Learning (PBL) dengan Blended Learning untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII-A SMPN 19 Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang setiap siklusnya meliputi a) perencanaan b) tindakan c) observasi dan d) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dengan Blended Learning dapat meningkatkan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII-A SMPN 19 Malang dengan tahapan orientasi organisasi penyelidikan presentasi dan evaluasi dengan menggabungkan metode pembelajaran luring dan daring. Hal ini didukung dengan hasil pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas 59 9 yang masih dalam kategori cukup. Hasil ini karena siswa masih belum terbiasa menerapkan PBL dengan Blended Learning sedangkan rata-rata kelas naik menjadi 80 1 pada siklus II. Sedangkan hasil observasi kegiatan guru dan siswa pada siklus I yaitu 76 5% dan 37 14%. Hasil kegiatan observasi guru dan siswa meningkat pada sikus II yaitu 83 3% dan 61 16%.