Disertasi
Model agresi santri: hubungan prasangka, konflik, religiusitas dan perilaku agresi santri / Fathol Haliq
Abstrak
ABSTRAK Fathol Haliq. 2022. Model Agresi Santri Hubungan Prasangka Konflik Religiusitas dan Perilaku Agresi Santri. Disertasi Program Studi Psikologi Pendidikan Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Dosen Promotor I Prof. Dr. Fattah Hanurawan M.Si. M.Ed. Promotor II Prof. Dr. Marthen Pali M.Psi. Promotor III Dr. Adi Atmoko M.Si. Kata Kunci Prasangka Konflik Religiusitas Agresi Santri Madura Agresi merupakan kecenderungan yang menarik untuk senantiasa ditelaah lebih mendalam dari perilaku individu. Perilaku ini bisa dinampakkan maupun tidak dinampakkan oleh individu untuk mencelakai orang lain ataupun kelompok berbeda dengan dirinya. Prasangka konflik religiusitas dan perilaku agresi terjadi pula dengan orang yang memiliki religiusitas dengan lingkungan yang religius. Prasangka konflik religiusitas merupakan variabel eksogen sedangkan agresi adalah variabel endogen.Secara metodologis penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisia permodelan persamaan structural (Structural Equation Model/SEM) yang menghubungkan antara variabel eksogen dengan variabel endogen sebagai model teoritik dan akan diuji secara empirik. Sampel penelitian adalah santri yang tinggal di Madura berlatar belakang etnis Madura umur 12-25 tahun sebanyak 610 orang. Tujuan penelitian menguji hubungan antara prasangka konflik religiusitas dengan agresi santri. Penelitian ini melihat sisi psikologis sosial dalam pendidikan sebagai lingkup yang membatasi penelitian yaitu santri yang berada dalam lingkup pendidikan keagamaan tinggi dengan menghubungkan pula dengan religiusitasnya dalam pergaulan konflik menjadi bagian yang menarik untuk memahami hubungannya dengan agresi santri di Madura. Dengan penelitian ini pula diharapkan ada model teoritik dan empirik dalam perilaku agresi santri sehingga akan mempunyai dampak terhadap intervensi dan perlakuan terhadap prevensi agresi di kalangan terbatas dalam lingkup pendidikan pesantren maupun lingkungan yang sejenis di Indonesia. Hasil penelitian membuktikan berdasarkan goodness of fit dari hasil uji model menunjukkan adanya hubungan simultan yang signifikan antara prasangka konflik religiusitas terhadap agresi santri. Ada pengaruh prasangka dengan perilaku agresi p-value sebesar lt 0.001 (p lt 0.05). Nilai koefisiensi direct effect prasangka terhadap agresi sebesar 0 045. Pengaruh konflik dan agresi menghasilkan p-value sebesar 0.015 (p lt 0.05). Nilai koefisiensi direct effect konflik terhadap agresi sebesar 0 045. Nilai koefisiensi direct effect religiusitas terhadap agresi sebesar -0.177. Sementara ada hubungan antara religiusitas (REL) terhadap agresi (AGR) menghasilkan p-value sebesar lt 0.001 (p lt 0.05). Nilai koefisiensi indirect effect prasangka konflik melalui religiusitas dan perilaku agresi sebesar 0.031. Hasil analisis Sobel Tes menunjukkan bahwa hubungan yang positif dan signifikan pada konflik (CON) dengan agresi (AGR). Hal ini dapat dilihat pada nilai p signifikan 0.002 (p lt 0.05). Secara keseluruhan hipotesis penelitian diterima.