Tugas Akhir
Penerapan grafiti pada pembuatan busana ready to wear fun street art / Ericke Pramudya Mulya Andini
Abstrak
Busana ready to wear fun street art terinspirasi dari kelompok gardu house. Gardu house merupakan komunitas dari sekelompok pemuda yang memiliki hobi dalam kecintaan terhadap grafiti dan street art tempat ini menjadi wadah dalam mengeksplor hobi dengan menuangkan inspirasi dan kreativitas dalam bentuk grafiti. Busana ready to wear fun street art menjadikan grafiti sebagai titik fokus dalam inspirasi pembuatan konsep busana dengan mengembangkan grafiti kedalam desain motif yang dituangkan pada sebuah media berupa kain. Dengan tujuan untuk menunjukan sisi positif dan merubah pandangan orang terhadap grafiti yang semakin berkembang. Proses pengembangan grafiti menjadi ide dalam pembuatan konsep busana ready to wear fun street art terdiri dari beberapa tahapan yaitu menentukan tema menentukan konsep mind mapping moodboard storyboard desain sketsa. Langkah pembuatan busana ini antara lain persiapan alat melakukan pengukuran tubuh pembuatan pola pecah pola merancang bahan merancang harga spreading cutting sewing hasil jadi dan pemeliharaan busana. Berdasarkan hasil dari pembuatan busana ready to wear fun street art dengan konsep grafiti yaitu dalam proses menjahit perlu diperhatikan langkah yang tepat supaya tidak terjadi kesalahan yang menyebabkan membongkar jahitan kembali. Yang membuat serat dari bahan scuba rusak karena tertarik dan lubang sehingga meninggalkan bekas stitch jahitan pada bagian busana fun street art. Teknik mencuci busana fun street art dengan bahan scuba prin cukup dengan cara manual tanpa menggunakan mesin cuci supaya tidak membuat pori-pori kain menjadi kasar dan mudah sobek. Untuk menjaga warna kain dari kerusakan perlu diperhatikan pada saat menjemur dalam keadaan buruk kain yang terkena sinar matahari.