Tesis
Pengembangan multimedia interaktif budi beraksi untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif / Aldy Ferdiyansyah
Abstrak
Tidak semua siswa tertarik mempelajari materi dalam media berbentuk buku terutama pada materi dengan lingkup yang luas seperti materi keragaman budaya. Siswa sebagai generasi digital lebih antusias dan mudah memahami materi mengenai budaya Indonesia apabila menggunakan media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi daripada media konvensional seperti buku. Selain itu pembelajaran di abad 21 menuntut siswa mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan keterampilan berpikir kreatif sebagai salah satu tuntutan utamanya. Berkaitan dengan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan menghasilkan multimedia interaktif yang berbasis pada aplikasi yang valid praktis dan efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa kelas 4 Sekolah Dasar pada materi keragaman budaya Indonesia. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan model DDD-E dengan empat tahapan antara lain (1) decide (2) design (3) develop (4) evaluate. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari hasil observasi wawancara dan pemberian saran serta komentar para ahli dan pengguna yaitu wali kelas dan siswa. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil uji validasi uji coba produk hasil tes dan uji kepraktisan. Berdasarkan uji validasi diperoleh hasil penilaian dari ahli media sebesar 96 67% dengan kriteria sangat layak dan hasil penilaian ahli materi sebesar 81 25% dengan kriteria sangat layak. Pada tahap uji kelompok kecil diperoleh hasil penilaian dari siswa sejumlah 98 61% dengan kriteria sangat layak dan hasil penilaian guru sebesar 95% dengan kriteria sangat layak. Pada tahap uji lapangan produk teruji efektif dengan tingkat kreativitas siswa mendapatkan persentase sebagai berikut (1) tingkat berpikir lancar (fluency) sebesar 72 5% (2) tingkat berpikir luwes (Flexibility) sebesar 90% (3) tingkat berpikir keaslian (Originality) sebesar 81 25% dan (4) tingkat berpikir elaborasi (Elaboration) sebesar 72 5%. Analisis kepraktisan produk oleh guru sebesar 95% dengan kategori sangat praktis dan hasil penilaian kepraktisan oleh siswa sebesar 98 25% dengan kategori sangat praktis. Multimedia interaktif yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi solusi ataupun alternatif dalam menciptakan media yang sesuai dengan kebutuhan siswa sehingga tujuan dalam pembelajaran dapat tercapai dengan optimal. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan media dengan cakupan yang lebih luas.