Tesis
Pengembangan literasi Pancasila pada pembelajaran PPKN materi norma dalam kehidupan bermasyarakat di MTS Putri Nurul Masyithoh Lumajang / Mahmud
Abstrak
Optimasi pemahaman terhadap saripati nilai-nilai Pancasila dalam aktivitas pembelajaran dapat dilakukan dengan mengembangkan literasi Pancasila khususnya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Literasi Pancasila dimaksudkan agar Pancasila selalu hadir dalam diri peserta didik di setiap aktivitas pembelajaran. Desain pengembangan literasi Pancasila dalam pembelajaran dapat dilakukan melalui Insert and Plug-in literasi dalam kegiatan pembelajaran di setiap pertemuan pembelajaran PPKn. Insert and Plug-in literasi Pancasila dimaksudkan untuk memberikan langkah sederhana dengan cara menyisipkan informasi atau pengetahuan tentang Pancasila dan dikaitkan dengan kegiatan pembelajaran secara intens. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan literasi Pancasila pada pembelajaran PPKn materi norma dalam kehidupan bermasyarakat di MTs Putri Nurul Masyithoh Lumajang yang layak dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R amp D) dimaksudkan untuk mengkaji secara empiris dan memvalidasi pengembangan produk berupa panduan literasi Pancasila pada Pembelajaran PPKn materi norma dalam kehidupan bermasyarakat sehingga dihasilkan panduan yang layak dan efektif. Model yang digunakan sebagai pedoman untuk mendukung dan mengembangkan produk berupa modifikasi terhadap model Educational Research and Development (Educational R amp D) dari Borg and Gall. Model ini berpedoman pada hasil modifikasi model Borg and Gall yang dilakukan oleh Sukmadinata (2008) terdiri dari tahap studi pendahuluan perencanaan draf produk awal dan pengembangan produk final. Desain uji coba produk diawali dengan reviu ahli (validasi ahli) uji coba terbatas dan di akhir uji coba lebih luas. Subjek coba terdiri dari validator ahli guru model dan peserta didik. Validator ahli bertugas menguji kelayakan produk meliputi ahli literasi Pancasila ahli materi pembelajaran dan praktisi pembelajaran PPKn. Jenis data dari penelitian ini berupa data kuantitatif yang diperoleh dari instrumen pengumpulan data berupa angket validasi angket respon guru angket respon peserta didik dan lembar observasi. Data kuantitatif diolah menggunakan teknik analisis persentase. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan berupa panduan literasi Pancasila pada pembelajaran PPKn memiliki tingkat kevalidan kepraktisan dan keefektifan yang sangat tinggi sehingga layak untuk digunakan. Kevalidan produk diketahui dari skor hasil validasi ahli literasi Pancasila sebesar 91 76% ahli materi pembelajaran sebesar 94 12% dan praktisi pembelajaran sebesar 92 31%. Kepraktisan produk ditunjukkan oleh hasil angket respon guru uji coba terbatas sebesar 83 33% pada uji coba lebih luas pertemuan pertama adalah 91 67% dan uji coba lebih luas pertemuan kedua adalah 95 00%. Uji kepraktisan selanjutnya diperoleh data dari hasil angket respon peserta didik terhadap kegiatan literasi Pancasila dalam pembelajaran pada uji coba terbatas skor sebesar 79% yang berarti praktis dan dapat digunakan dengan revisi sebagian kecil uji coba lebih luas pertemuan pertama 90 21% dan pertemuan kedua 91 18%. Perolehan skor pada uji coba lebih luas berada pada interval 80 01-100 yang diinterpretasikan dengan sangat praktis dan dapat digunakan tanpa revisi. Data observasi keterlaksanaan literasi Pancasila juga memperkuat tingkat kelayakan produk. Jumlah skor perolehan dari instrumen observasi keterlaksanaan ketika uji coba terbatas adalah 85 29% pada uji coba lebih luas pertemuan pertama adalah 91 18% dan uji coba lebih luas pertemuan kedua adalah 94 12%. Keefektifan produk ditunjukkan dari hasil uji t-test berpasangan terhadap hasil survei tingkat literasi Pancasila peserta didik di awal dan akhir pembelajaran menunjukkan sig 0 00 lt 0 05 yang mengindikasikan adanya perbedaan antara survei awal dengan akhir signifikan meningkat sehingga panduan cara menerapkan literasi Pancasila dinyatakan efektif. Kajian dan saran pemanfaatan dan pengembangan lebih lanjut diharapkan hasil pengembangan literasi Pancasila dalam pembelajaran dapat dikembangkan pada uji coba skala luas satuan pendidikan lain materi pembelajaran lain atau mata pelajaran lain sehingga diperoleh keefektifan dan keterlaksanaan literasi Pancasila dalam pembelajaran.