Skripsi
Hubungan lama kerja dan posisi kerja duduk dengan Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada staf kantor proyek PT X / Jahwa Wulandari
Abstrak
Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah gangguan ketidaknyamanan pada sistem muskuloskeletal terkait otot dan sendi akibat faktor risiko seperti lama kerja dan posisi kerja duduk di tempat kerja. Perubahan zaman membuat staf kantor lebih dituntut untuk bekerja dengan menghabiskan waktunya untuk duduk didepan laptop. Proyek PT X mempekerjakan staf kantor dan menggunakan laptop sebagai alat utama dalam bekerja selama 8 hingga 12 jam sehari. Beberapa staf mengeluhkan nyeri punggung dan pinggang karena duduk terlalu lama. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran serta hubungan antara lama kerja dan posisi kerja duduk dengan keluhan MSDs. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Instrumen yang dipakai adalah kuesioner NBM (Nordic Body Map) dan penilaian ROSA (Rapid Office Strain Assessment). Mayoritas karakteristik responden dalam penelitian ini meliputi kelompok dewasa (26-45 tahun) berjenis kelamin laki-laki lama bekerja lebih dari delapan jam posisi kerja duduk berisiko dan mengalami keluhan MSDs. Simpulan ada hubungan antara lama kerja dengan keluhan MSDs (p 0.009) dan tidak ada hubungan antara posisi kerja duduk dengan keluhan MSDs (p 0.360). Rekomendasi nya yaitu rekayasa teknik dengan memberi penyangga laptop pada meja kantor dan rekayasa manajemen dengan menambah jadwal rutin senam.